“Rasulullah sangat menginginkan umatnya masuk surga dengan cara yang mudah,” ujarnya.
Ia mengutip sabda Nabi tentang keutamaan orang yang beriman, baik yang pernah bertemu Nabi maupun yang tidak, selama tetap menjaga keimanan.
Dalam penjelasannya, Kyai Idris Djamal juga menyampaikan kisah tentang seorang hamba yang amal buruknya lebih banyak daripada amal baiknya, namun tetap mendapatkan ampunan Allah karena memiliki rasa cinta kepada orang yang mencintai ulama.
“Kadang yang menyelamatkan seseorang itu hal sederhana, seperti mencintai orang yang mencintai ulama,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pada hari kiamat seluruh amal akan dihisab, baik dari golongan ashhabul yamin maupun ashhabus syimal. Namun, rahmat Allah dapat hadir melalui berbagai jalan yang tidak disangka.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa ibadah-ibadah pokok seperti shalat lima waktu, puasa Ramadan, dan haji bagi yang mampu merupakan jalan utama menuju keselamatan.
Dalam penjelasan lainnya, ia juga menyampaikan bahwa perempuan memiliki kemudahan dalam meraih surga dengan menjaga shalat, puasa, kehormatan diri, serta ketaatan kepada suami.
“Perempuan itu masuk surga-Nya mudah, cukup menjaga shalat, puasa Ramadan, menjaga kehormatan, dan taat kepada suami,” ungkapnya.
Ia menutup taujihatnya dengan mengajak seluruh hadirin untuk terus memperbaiki diri, menjaga amal, serta memperkuat kecintaan kepada ulama dan orang-orang saleh sebagai bekal kehidupan akhirat.
Baca Juga: Holding Ultra Mikro BRI Makin Makin Komitmen Berpihak pada Ekonomi Kerakyatan
Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Kyai Idris Djamal dan diikuti seluruh hadirin dengan penuh khidmat.
Melalui kegiatan ini, HIKAM wilayah Sumatra tidak hanya mempererat silaturahim antaralumni dan pengasuh, tetapi juga memperkuat peran alumni dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Kehadiran HIKAM di wilayah Sumatra menjadi bukti bahwa jaringan alumni Al-Muhibbin terus berkembang dan berkontribusi dalam memperkuat dakwah Ahlus Sunnah Wal Jamaah di berbagai daerah.***
Berita Terkait
-
BRI Pionir Standar Kualitas Software, Resmi Bersertifikat ISO/IEC 25000
-
BRI Bagikan Dividen Tunai Rp52,1 Triliun, Perkuat Kinerja untuk Nilai Tambah Berkelanjutan
-
Kelancaran Haji 2026 Didukung BRI, Distribusi Living Cost SAR Menjangkau 152,49 Juta
-
3 Dekade UMKM Kuliner Ini Bertahan: Ayam Panggang Bu Setu Terus Tumbuh Bersama BRI
-
BRI Bangun Ekosistem Investasi Inklusif Lewat Qlola dan UMKM
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar