SuaraLampung.id - Petugas Gabungan melaksanakan delay system bagi calon pemudik di pos pelayanan terpadu Desa Gayam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Jumat (12/4/2024), terlihat sejumlah petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan petugas ASDP melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua dan empat.
Kendaraan roda dua dan roda empat yang akan menuju pelabuhan Bakauheni, diarahkan masuk ke eks terminal agro bisnis untuk dilakukan pemeriksaan.
Petugas menandai kendaraan pemudik yang sudah memiliki tiket kapal atau hanya mengantar ke pelabuhan Bakauheni, dengan stiker merah dan hijau.
Baca Juga: Puncak Arus Balik Bakal Padati Pelabuhan Bakauheni pada H+2 Idul Fitri
Bagi kendaraan yang sudah memiliki tiket kapal, ditandai dengan stiker berwarna hijau. sedangkan kendaraan yang hanya mengantar ke pelabuhan, ditandai dengan stiker merah.
Iptu Wariki, Kepala Pos Pam terpadu Gayam, mengatakan pemasangan stiker bertujuan mengetahui kendaraan yang akan menyeberang ke pulau Jawa atau kendaraan yang hanya menjemput sanak saudara.
"Kendaraan pemudik yang telah membeli tiket kapal kami langsung beri stiker hijau tujuannya untuk melancarkan arus lalulintas agar tidak terjadi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni," kata Iptu Wariki.
Ia mengatakan petugas akan mudah mengarahkan calon penumpang kapal ke dermaga. Cara ini cukup efektif untuk mencegah kemacetan lalu lintas di area pelabuhan Bakauheni.
"Cara ini dari tahun ke tahun diterapkan cukup efektif untuk mengurangi atau mencegah kemacetan di Pelabuhan," kata dia.
Baca Juga: 9.886 Pemudik di Lampung Gunakan Kereta Api
Kemudian Iptu Wariki mengimbau warga yang akan kembali ke Pulau Jawa untuk berhati-hati selama di perjalanan. Demi keselamatan diharapkan dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan disarankan beristirahat untuk memulihkan stamina.
"Kami mengimbau kepada pemudik apabila dalam keadaan mengantuk agar segera beristirahat di rest area terdekat agar mencegah terjadinya kecelakaan bagi pemudik," katanya.
Salah satu pemudik Saipul, mengatakan sebagian pemudik belum mengetahui aturan ini. Namun, dirinya mengaku pelayanan petugas di pos terpadu Gayam cukup memuaskan.
"Saya belum mengetahui arti dari stiker ini tapi kata petugas yang di lokasi tadi menjelaskan bahwa gunanya untuk melancarkan masuk di pelabuhan. Tapi pelayanan dari petugas tadi cukup baik bagi para pemudik," kata Saipul. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Persiapan Balik Mudik, Cek Harga Tiket Kereta Bandara Sekarang!
-
Mudik Balik Lebaran 2025: Pilih Waktu Tepat, Pulang Jadi Nikmat
-
Libur Lebaran di Solo: Rekomendasi Kolam Renang Keluarga yang Asyik
-
One Way Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Kapan? Cek Jadwalnya di Sini!
-
Mudik Lebaran 2025 Sepi, Pengamat Ungkap Biang Keroknya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni