SuaraLampung.id - Keberadaan Pusat Daur Ulang (PDU) sampah di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Provinsi Lampung, memiliki sejumlah manfaat.
Di antaranya manfaat PDU ini adalah mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karangrejo Kota Metro.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Metro Ardah mengatakan, terjadi pengurangan sampah mencapai 20 ton per hari di TPA Karangrejo.
Di PDU Metro, sampah diolah menjadi pupuk kompos dan produk kerajinan. Di lokasi ini Iuga ada budidaya ulat maggot untuk mengurai sampah organik.
Pihaknya menargetkan sampah yang bisa didaur ulang mencapai 30% dari total produksi sampah.
"Hingga kini masih 16 persen yang didaur ulang. Kami menargetkan kenaikan daur ulang dari bank sampah," kata Ardah dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Kehadiran PDU Metro ini membuat TPA Sampah Karangrejo bisa beroperasi lebih lama lagi setidaknya hingga lima tahun ke depan.
"Tanpa daur ulang sampah, mungkin TPA Karangrejo sudah tutup karena tak mampu lagi menampung sampah. Tapi karena volume sampah berkurang, TPA Karangrejo yang dibuka pada 1986 masih bisa menampung sampah hingga lima tahun ke depan," ujar Ardah.
Baca Juga: Polisi Berdatangan di Rumah Firli Bahuri, Ketua RT: Ada Penggeledahan
Berita Terkait
-
Polisi Berdatangan di Rumah Firli Bahuri, Ketua RT: Ada Penggeledahan
-
Firli Bahuri dan Keluarga Tidak Ada Saat Rumah Digeledah Polda Metro Jaya, Ketua RW: Hanya Ada Penjaga
-
Rumah Tetangga Firli Bahuri di Bekasi Juga Digeledah, Diduga Milik Purnawirawan Bintang 1
-
Selain di Bekasi, Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Kertanegara Dikabarkan Ikut Digeledah Polisi
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung