SuaraLampung.id - Dua dari empat perampok spesialis hewan ternak yang menembak mati warga Abung Semuli, Lampung Utara, ditangkap aparat Polres Lampung Utara di Muara Penimbun, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
Dua tersangka perampok yaitu FRZ (33), warga Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, dan penadah JN (24) di Kecamatan Pemulutan. FRZ tewas ditembak aparat kepolisian.
Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail mengatakan, para pelaku merupakan sindikat bersenjata api dan sajam, spesialis pencurian hewan ternak antarprovinsi.
"Di Lampung Utara setelah didalami tercatat ada enam tempat kejadian perkara aksi kejahatannya yakni dua di Kecamatan Abung Timur, empat di Kecamatan Abung Tengah," ujar Kapolres AKBP Kurniawan Ismail saat menggelar konferensi pers di halaman RSU Riyacudu Kotabumi, Jumat (27/1/2923) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Kapolres AKBP Kurniawan mengungkapkan terkait penangkapan para pelaku, melalui serangkaian penyelidikan Tim Tekab 308 Presisi didukung Tim Tekab 308 Polda Lampung mendapat informasi keberadaan pelaku berada di Ogan Ilir Sumatera Selatan. Tim yang di pimpin Kasat Reskrim AKP Eko Rendi langsung bergerak ke sasaran.
Persisnya di sebuah kontrakan Takeda Muara Penimbun, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Tim langsung menggerebek dan berhasil menangkap terduga pelaku utama FRZ (33), warga Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan berikut barang bukti.
Kemudian tim melakukan pengembangan dan kembali berhasil menangkap terduga penadah JN (24) di Kecamatan Pemulutan juga berikut barang bukti.
Saat keduanya dibawa untuk mencari barang bukti yang dibuang pelaku di sekitar simpang Propau, pelaku melakukan perlawanan aktif dan membahayakan petugas.
Sehingga terhadap terduga FRZ terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur diarahkan ke kaki pelaku. Selanjutnya oleh petugas FRZ dibawa ke rumah Sakit Umum Daerah Ryacudu Kotabumi untuk mendapat pertolongan, terduga FRZ dinyatakan pihak RS meninggal dunia. Terhadap dua pelaku lainnya tim masih melakukan pencarian.
Baca Juga: Eks Wali Kota Blitar Tersangka Perampokan Rumah Wali Kota Blitar Santoso
"Barang bukti yang kita sita atau amankan berupa satu unit kendaraan minibus Toyota Inova warna abu-abu BG 1021 UD, dua pasang plat nopol BG 1237 RA dan BG 1586 RU, satu terpal warna biru, lima ekor kambing, satu unit senpi rakitan jenis revolver dengan empat butir amunisi aktif, enam voklam lampu kendaraan Avanza serta dua buah ambal hitam," kata Kapolres.
Kawanan perampok ini terlibat perampokan hewan ternak terjadi di Desa Suka Maju RT/RW 001/004 Kecamatan Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara Jumat (20/1/2023) sekitar pukul 04.00 WIB.
Akibat aksi perampokan tersebut, satu orang meninggal dunia atas nama Ilham Maulana (24). Ilham meregang nyawa karena terkena tembakan pelaku.
Tag
Berita Terkait
-
Eks Wali Kota Blitar Tersangka Perampokan Rumah Wali Kota Blitar Santoso
-
Ayah Sam Kim Meninggal Karena Penembakan, Ini Kronologi Kejadiannya
-
Dokter di Kota Makassar Jadi Korban Perampokan, Diancam Dibunuh Jika Tidak Buka Pintu
-
Rumah Dokter di Kota Makassar Dirampok, Korban Diancam Dibunuh Jika Tidak Buka Pintu
-
Perampok Bank BRI Bawa Sajam Parang, Warganet Beri Pujian: Pinter Pelaku
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BRI Wujudkan Kerinduan Yuni, Sang Ibu Terbang dari Pati untuk Bertemu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Dorong Inklusi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi