Bisakah pemilik shared hosting mendapat kecepatan yang optimal? Tentu bisa, dengan syarat hosting tersebut belum terisi penuh dengan pengguna lainnya, atau trafik dari website pengguna lainnya tidak terlalu tinggi.
2. Keamanan dan Privasi
Dari segi keamanan, cloud hosting jauh lebih unggul karena server yang digunakan hanya didedikasikan bagi satu pemilik website saja. Sementara dalam shared hosting, server yang digunakan akan dibagikan dengan pengguna lainnya.
Imbasnya, dalam shared hosting, saat satu web yang ditempatkan di server yang sama mengalami masalah keamanan, seperti diserang DDoS, maka web yang lainnya akan ikut terkena dampaknya, termasuk website yang kamu kelola.
3. Kemudahan Penggunaan
Baik pengguna shared hosting maupun cloud hosting, keduanya tidak perlu khawatir terkait konfigurasi dan pemeliharaan server karena pengelola atau penyedia jasa hosting sudah menangani semuanya.
Dalam kebanyakan kasus, biasanya pengelola atau penyedia jasa hosting menawarkan cPanel (atau yang sejenisnya) yang mudah digunakan dan dikelola, bahkan bagi mereka yang tidak punya latar belakang IT sekalipun.
4. Lalu Lintas dalam Server
Seperti dijelaskan sebelumnya, pengguna shared hosting akan berbagi hosting yang sama dengan penggunaan lainnya. Artinya kamu akan berbagi CPU dan RAM yang sama, meski disk space (kapasitas disk) telah dipisahkan.
Baca Juga: Leader Operator Judi Online Cemara Asri Jadi Tersangka dan Ditahan
Sebagai visualisasi, kamu menggunakan PC yang sama dengan pengguna lainnya, dengan kapasitas disk yang dibagi lewat sistem partisi. Sedangkan pada cloud hosting, kamu diberi satu PC secara utuh dan terhubung lewat sistem jaringan.
5. Saat Server Down
Dari visualisasi di atas, seharusnya kamu sudah paham resiko yang akan terjadi saat server down. Dalam kasus shared hosting, website yang kamu kelola akan ikut down, beserta website yang ditempatkan dalam hosting yang sama.
Sementara dalam cloud hosting, saat server down yang terpengaruh hanya website kamu saja. Tapi menariknya, dalam cloud hosting resiko website tidak dapat diakses dapat dikurangi karena ada server lain yang akan langsung melakukan backup.
Kesimpulan
Baik shared hosting maupun cloud hosting, keduanya punya plus dan minusnya masing-masing. Tapi jangan lupa, sisi pengelola atau penyedia jasa hosting (pengalaman dan kemampuan dalam melayani) pun harus dipertimbangkan.
Berita Terkait
-
Mau Buat Situs Web? Yuk! Kenalan Dulu dengan Hosting
-
BAGI LINK! Mbak Berkebaya Merah Masih 24 Tahun, Wajahnya Ditutupi BH dalam Video Panas Dilengkapi Skenario
-
Catat! Ini Website Keren dan Berguna untuk Kamu: Mulai dari Pencari Kerja hingga Membuat CV Menarik
-
3 Website Keren bagi Para Copywriter yang Stuck dalam Membuat Konten
-
Ini 5 Website yang Berguna bagi Para Pelajar, Ada Website Andalanmu?
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
Terkini
-
Cara Cek BLT Rp 900 Ribu Langsung dari HP Tanpa ke Kantor Pos Sudah Bisa Sekarang
-
Diskon Indomaret Akhir November: Harga Yogurt dan Sosis Turun, Banyak Produk Jadi Rp 3 Ribuan
-
Tri Wenita, AgenBRILink yang Membawa Layanan Perbankan Menyapa Warga Desa
-
3 Trik Nasi Pulen dan Wangi untuk Masak Harian ala Ibu-Ibu Hemat Alfamart
-
Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Naik Akhir Bulan, Rincian Lengkap Biaya Terbarunya