SuaraLampung.id - Sales HP bernama Aditia melaporkan tindakan oknum perwira Polda Lampung AKBP J lewat aplikasi Propam Presisi pada Minggu (23/10/2022).
Laporan ini dibuat Aditia sebagai cara terakhir karena AKBP J tidak juga melunasi cicilan HP sejak tahun 2019 lalu.
"Saya juga sudah buat laporan melalui propam presisi, tetapi belum ada juga tanggapan," kata Aditia, Selasa (25/10/2022).
Aditia menceritakan AKBP J pada Desember 2019 membeli HP Samsung A70 seharga Rp5,5 juta dengan cara kredit dalam tempo 11 bulan. Setiap bulannya, AKBP J dikenakan cicilan sebesar Rp500 ribu.
Namun hingga 22 Oktober 2022, AKBP J tidak juga melunasi cicilan yang masih tersisa Rp1,5 juta. Aditia mengaku sudah menghubungi AKBP J untuk melunasi tunggakan namun tidak digubris.
Akhirnya Aditia memutuskan untuk membuat laporan lewat aplikasi Propam Presisi yang merupakan program andalan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Ini karena sudah mentok. Masak dari cicilan awal Rp500 ribu/bulan jadi Rp200 ribu/bulan. Ditagih enggak ada respons atau itikad baiknya, malah nyepelein mungkin karena saya sales HP. Waktu terakhir saya nagih sampai saya WA, bilang saya sudah capek nagih nagih, mau dibayar atau enggak?Kalau mau dibayar monggo, kalau enggak mau dibayar ya sudah sampai ketemu di yaumil hisab,"ujarnya.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, saat dikonfirmasi atas laporan dan keluhan penjual HP melalui aplikasi Propam Presisi, memastikan bahwa laporan tersebut pasti diproses.
"Saat ini dengan adanya laporan informasi kejadian ini, akan ditindak lanjuti Bidpropam Polda Lampung. Untuk lebih lanjut silahkan bisa hubuni Kabid Propam," ujarnya melalui sambungan whatsapp, Selasa (25/10/2022).
Baca Juga: Begini Rupa Pisau yang Digunakan Pelaku Penusukan Bocah Perempuan di Cimahi
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
-
Begini Rupa Pisau yang Digunakan Pelaku Penusukan Bocah Perempuan di Cimahi
-
Iming-Imingi Siswa Polri Lulus Pendidikan dengan Bayar Rp 250 Juta, Oknum Polisi di NTT Diamankan
-
Empat Kali Gagal Masuk Anggota Polri, Pemuda di Jayapura Jadi Polisi Gadungan
-
Polisi Gandeng TNI Bubarkan Massa di Tugu Salib
-
Polisi Gadungan Ditangkap Saat Pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara di Papua
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung