SuaraLampung.id - Pria asal Marga Sekampung, Lampung Timur inisial MS (40) mengaku sudah puluhan kali mencuri sepeda motor bersama rekannya IS (30) yang tewas ditembak mati polisi.
Selain di wilayah Panjang, Bandar Lampung, MS dan IS tercatat pernah beraksi di daerah Bataranila dan Natar, Lampung Selatan.
SM mengaku mencuri motor puluhan kali karena butuh uang untuk membayar utang.
"Jadi tiap beraksi dijual Rp1,5 - 2 juta, saya dapat separuhnya, digunakan untuk bayar uutang," dalih SM saat diwawancarai penyidik di Ruang Unit Ranmor Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Rabu (12/10/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Dalam aksinya, SM bersama IS selalu menyasar sepeda motor yang terparkir di indekos, minimarket, dan pertokoan. Pelaku MS kadang berperan sebagai pemetik, dengan menggunakan kunci Letter T.
Dalam catatan kepolisian, pelaku SM masuk dalam residivis kasus yang sama. Pelaku SM pernah di penjara di Tangerang, Banten tahun 2006 dan terakhir masuk penjara tahun 2020 di Bandar Lampung.
Sebelumnya, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Ino Harianto mengatakan, IS bersama rekannya inisial SM (40) dikenal sadis.
Mereka selalu menodongkan senjata tajam ke warga, sehingga tak segan melukai korbannya apabila melawan.
"Mereka teridentifikasi dari sebagian rekaman Kamera CCTV, juga laporan para korban selama tiga bulan terakhir. Dalam aksinya, mereka sering menyasar pertokoan, minimarket, dan indekos," kata Kombes Ino Harianto.
Pelaku IS ini, ditembak mati bermula saat Tim Satreskrim Polresta Bandar Lampung patroli hunting malam hari disekitaran Sukabumi, Bandar Lampung. Saat di wilayah Way Laga, polisi berpapasan dengan pelaku bersama teman-temannya.
Polisi kemudian mengenali pelaku IS, berdasarkan rekaman Kamera CCTV ketika beraksi, karena sudah menjadi target beberapa bulan. Saat ditangkap, pelaku IS bersama temannya SM melakukan perlawanan, dengan pisau badik dan menusuk, hingga melukai anggota Polresta Bandar Lampung.
Tag
Berita Terkait
-
Braakkk! Mobil versus Motor di Karanganyar, Pelajar SMKN Jumantono Meninggal Dunia, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Harga Mulai Rp 314 Jutaan, Ini Spek Toyota All-New Vios yang Dihadirkan PT TAM
-
Video Viral! Razia Lalu Lintas, Warga Teriaki Polisi Gara-gara Kejar Anak Sekolah yang Bawa Motor
-
Motoran Malam-malam, Remaja Pasuruan Tewas Tabrak Bak Belakang Truk
-
Mengapa Tidak Tersedia All-New Toyota Vios Versi Hybrid untuk Pasar Indonesia?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu
-
Siasat Licik Ordal: 26 Karyawan PT GGP Kompak Kuras Solar Perusahaan Berbulan-bulan
-
BRI Soroti Kredit Tumbuh 9,98% di Tengah Dinamika Pasar Modal