SuaraLampung.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengatakan bahwa "Rumah Pengemasan" yang saat ini sedang tahap pembangunan guna mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kota setempat.
"Ini bentuk hadirnya pemerintah. Jadi ini adalah gagasan dari Wali Kota guna mengembangkan UMKM di daerahnya," kata Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj Sekda) Bandarlampung, Sukarma Wijaya, di Bandarlampung, Minggu.
Hasil produksi dari para pelaku UMKM akan difasilitasi dalam hal pengemasan, sehingga dapat menambah nilai jual dari produk-produk yang dihasilkan oleh mereka serta memiliki pangsa pasar yang jelas.
"Tentunya ini juga menjadi tugas kami guna mengembangkan UMKM di kota ini. Jadi yang sudah ada akan menjadi lebih baik lagi dan kemudian yang belum akan tumbuh," kata dia.
Pembangunan rumah produksi ini pun telah ditinjau langsung oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM), Yulius MA dan menyarankan agar di gedung itu hanya untuk melakukan kegiatan pengemasan saja.
"Gedung ini nanti bukan rumah produksi tapi rumah pengemasan sesuai dengan saran Deputi dan kami juga telah meminta Kementerian dalam hal penyediaan alatnya. Jadi seluruh produk UMKM yang telah memiliki brand atau merek dapat melakukan pengemasan di sini sesuai label yang mereka punya," ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa UMKM yang dapat memakai fasilitas di rumah pengemasan ini nantinya adalah mereka yang telah menjadi binaan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
"Tentunya yang diutamakan UMKM yang sudah menjadi binaan pemerintah kota," ujarnya. [ANTARA]
Baca Juga: Ribuan Ikan Laut Menggelepar di Pesisir Pantai Sebalang Lampung, Warganet Dibuat Heran
Berita Terkait
-
Permintaan Kopi Robusta Meningkat Jadi Peluang Lampung Tingkatkan Produktivitas
-
Kopi Lampung Begawi 2022 Ajang Perluas Pasar Kopi Olahan
-
Ini Penjelasan BMKG Mengenai Fenomena Unik Ribuan Ikan Naik ke Daratan yang Hebohkan Warga Lampung
-
Kopi Lampung Begawi 2022 Upaya Promosikan Robusta Lampung
-
PSSI Instruksikan Hentikan Kompetisi, Porprov IX Lampung Tetap Pertandingkan Sepak Bola
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas