SuaraLampung.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan melakukan penetrasi pasar sebagai upaya pengendalian inflasi yang disebabkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan, penetrasi pasar dilakukan agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok.
Upaya lainnya, ujar dia, Pemkot Metro akan menerapkan strategi 4K, yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif sesuai dengan arahan Gubernur Lampung terkait pengendalian inflasi.
"Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kami juga akan memantau terus dan melakukan berbagai upaya untuk menekan inflasi ini," ujarnya, Selasa (6/9/2022).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menjelaskan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka inflasi Kota Metro per Agustus 2022 masih dalam kategori standar yakni 3±1 atau 3,83.
Kendati demikian, beberapa harga bahan pokok di Kota Metro sudah mulai menunjukkan kenaikan. Karenanya, pemerintah akan segera menggelar pasar murah atau penetrasi pasar.
"Seperti Agustus kemarin dengan kami lakukan itu, harga bawang merah mengalami penurunan. Kemudian ke depan akan kami lakukan penetrasi pasar pada komoditas telur, bawang merah, cabai dan beras," ujarnya lagi.
Bangkit menambahkan, penetrasi pasar tersebut akan dilaksanakan dua kali dalam sebulan sebagai salah satu upaya mencegah tingginya inflasi di Bumi Sai Wawai. (ANTARA)
Baca Juga: Gedung DPR Didemo, Puan Maharani di Dalam Malah Tersipu Rayakan Ulang Tahun Pakai Lagu Jamrud
Berita Terkait
-
Gedung DPR Didemo, Puan Maharani di Dalam Malah Tersipu Rayakan Ulang Tahun Pakai Lagu Jamrud
-
Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Membuat Tarif Mobil Sewa di Banda Aceh Bertambah Rp 50 Ribu per Hari
-
Dampak Negatif Mulai Terasa! Harga BBM Bersubsidi Naik, Tarif Bus Ikutan Meroket
-
Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa di Semarang Beri Waktu 3x24 Jam Agar Pemerintah Turunkan Harga
-
Demo Depan Kantor Gubernur Kaltim, Mahasiswa Minta Pemerintah Basmi Mafia Migas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar