SuaraLampung.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung menghapus 10.496 daftar pemilih berkelanjutan (DPB) yang bermasalah atau tidak memenuhi syarat (TMS).
Data DPB yang dianggap bermasalah atau TMS yakni orang yang telah meninggal sebanyak 3.105 dan data ganda 7.391.
Ketua KPU Bandar Lampung Dedi Triyadi menyebutkan saat ini DPB pada triwulan kedua sebanyak 644.654 setelah ditambah pemilih pemula sebanyak 201 orang.
Sedangkan sebelumnya pada triwulan pertama DPB di Bandar Lampung sebanyak 654.949.
"DPB ini merupakan salah satu ikhtiar agar data pemilih pada pemilu mendatang semakin valid dan akurat," kata dia, Kamis (30/6/2022).
Terkait adanya temuan 134 data pemilih bermasalah oleh Bawaslu Bandar Lampung, Dedi memyatakan akan melakukan sinkronisasi kembali apakah sudah dalam DPB yang dihapus atau belum.
"Tentunya kami mengapresiasi Bawaslu karena sudah memberikan masukkan. Nanti akan dilihat apakah data dari Bawaslu itu sudah masuk di DPB yang sudah dihapus atau belum karena kami juga baru terima data dari mereka," kata dia.
Ia mengatakan penghapusan DPB tersebut setelah hasil sinkronisasi DP4 KPU RI, sehingga datanya pun selalu update.
"Data yang ada sekarang itu diambil dari DPB 2021 hingga Mei 2022, kemudian disinkronkan dengan DP4 KPU RI, jadi data ini bisa dikatakan update," kata dia.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Kabar Ganjar Pranowo Resmi Ditunjuk Megawati sebagai Calon Presiden Pemilu 2024?
Sementara itu Ketua Bawaslu Bandar Lampung, Candrawansah, mengaku telah menemukan 134 daftar pemilih bermasalah yang tersebar di sejumlah kecamatan.
"Ini bukan hasil di atas meja tapi benar-benar kita lakukan kroscek ke lapangan dengan melibatkan petugas-petugas yang ada dan menemukan 134 daftar pemilih yang bermasalah," kata dia.
Ia mengatakan telah merekomendasikan agar KPU Bandar Lampung melakukan perbaikan -perbaikan terhadap temuan Bawaslu tersebut.
"Permasalahan-permasalahan yang kami temui di lapangan yakni ada daftar pemilih ganda, daftar pemilih yang tahun kelahirannya tidak sama atau masih terlalu muda," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Kabar Ganjar Pranowo Resmi Ditunjuk Megawati sebagai Calon Presiden Pemilu 2024?
-
Prabowo Subianto dan Cak Imin Semakin lengket, Kader PKB dan Gerindra Rapatkan Barisan Untuk Hadapi Pemilu 2024
-
TII: Sibuk Urusan Capres-Cawapres, Parpol Harusnya Pamer Visi Misi Pada Pemilu 2024
-
Strategi Partai Golkar Aceh Jaya untuk Kuasai Parlemen
-
Mengenal Lebih Dekat Emil Dardak, Wagub Jatim Idola Millenials
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Buntut Tolak Layani Pria Hidung Belang, Pemandu Lagu di Tubaba Diseret Paksa hingga Terluka
-
Tancap Gas Awal 2027! Proyek PLTP Rajabasa Bakal Serap 2.000 Pekerja, Kuota Lokal 80 Persen
-
Himpitan Ekonomi Berujung Duka: Seorang Kurir Paket di Tanggamus Ditemukan Meninggal Tragis
-
Bisnis Gelap Berjalan 6 Bulan, Sindikat 'Penyedot' Bio Solar di Way Kanan Digulung Polisi
-
Tergiur Kunci Tertinggal di Parkiran Dermaga, Buruh Pelabuhan Panjang Nekat Bawa Kabur Motor