SuaraLampung.id - KPU Bandar Lampung memproyeksikan anggaran Pemilu 2024 menelan dana sebesar Rp53 miliar.
Besaran anggaran Pemilu 2024 ini diungkapkan Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triadi saat audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Selasa (7/6/2022).
Dedy Triyadi mengatakan,keseluruhan anggaran tersebut digunakan untuk membiayai honor penyelenggara adhoc seperti PPK, PPS, dan KPPS.
"Anggaran juga dipakai untuk pelaksanaan tahapan Pemilu, hingga penyediaan logistik. Lalu honor panitia adhoc, mencapai 46 persen dari total anggaran, namun nantinya akan ada pembagian dana dengan Pemerintah Provinsi Lampung," kata Dedy Triyadi dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Selain terkait anggaran, juga dibahas tentang persiapan lainnya, seperti pemutahiran data pemilih, mekanisme pencairan anggaran, sosialisasi hingga pendidikan pemilih.
KPU berharap, Pemkot melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dapat berkolaborasi lebih baik dalam pendataan penduduk.
Menanggapi keseluruhan hal terkait persiapan Pemilu 2024 itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berkomitmen, untuk memenuhi kebutuhan anggaran dan segala keperluan lainnya.
"Kami siap memenuhi kebutuhan anggaran yang disusun KPU, sehingga akan bekerjasama lebih baik, mulai persiapan hingga pelaksanaan," ujar Eva Dwiana.
Selain itu, Eva Dwiana juga meminta Kepala Disdukcapil untuk bisa bekerjasama dengan KPU, untuk keperluan pemutahiran data pemilih.
Baca Juga: Prabowo Subianto Minta Rakyat Tolak Ajaran Radikal, Singgung Negara Asing yang Mau Pecah Belah
KPU juga bisa turut mendampingi pelaksanan perekaman KTP elektronik, yang dilakukan dinas di sekolah, mal, maupun kecamatan.
Berita Terkait
-
Prabowo Subianto Minta Rakyat Tolak Ajaran Radikal, Singgung Negara Asing yang Mau Pecah Belah
-
PKPU Tahapan Pemilu Telah Disepakati, DPR Minta Pemerintah Segera Terbitkan Inpres
-
Dukung Masa Kampanye Hanya 75 Hari, Mendagri: Kalau Lama Malah Makin Rawan
-
Dipastikan Sebelum Tahapan Pemilu Dimulai, PKPU Bakal Ditetapkan dan Diundangkan Pekan Ini
-
Durasi Masa Kampanye Dipersingkat Jadi 75 Hari, Cegah Polarisasi di Dalam Masyarakat Jadi Alasan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Densus 88 Sikat Provokator Digital di Lampung
-
Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi
-
Misi Besar Menyulap Lampung Menjadi Raksasa Ekonomi Syariah Sumatera
-
Perbaikan Kualitas Aset Perkuat Keyakinan JPMorgan terhadap BBRI
-
Lampung Bersiap Jadi Rumah Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi