SuaraLampung.id - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Desa Tunggang, Pondok Puguh, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, kebakaran, Jumat (3/6/2022) pagi.
Akibat kebakaran SPBU itu, satu orang yang diduga anggota polisi menjadi korban dengan mengalami luka bakar
Kapolsek Pondok Suguh Ipda M Setia Yuli membenarkan kejadian kebakaran di SPBU Desa Tunggang tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tempat kejadian, satu orang yang diduga anggota polisi mengalami luka bakar dirujuk ke RSUD Mukomuko.
"Informasi memang ada korban, untuk selanjutnya kami masih menyelidikinya," kata Kapolsek, Jumat (3/6/2022).
Ia menjelaskan, kronologis kejadiannya pada saat petugas SPBU mengisi bahan bakar minyak jenis pertalite dan solar pada sejumlah kendaraan yang sedang antre.
Kemudian tiba-tiba ada percikan api dari nosel yang mengakibatkan kebakaran SPBU yang berada sejauh sekitar 75 kilometer dari ibu kota kabupaten setempat.
Ia mengatakan, tindakan yang diambil oleh anggota polsek yang piket mengecek tempat kejadian peristiwa (TKP) dan mendatangi SPBU di Desa Tunggang yang terbakar.
Ia menambahkan, untuk sementara dugaan kebakaran SPBU tersebut terjadi karena ada kebocoran pada nosel mesin pengisian pertalite dan solar.
Baca Juga: SPBU Terbakar di Kabupaten Mukomuko, Polisi Jadi Korban Alami Luka Bakar
Pada saat ini kebakaran sudah padam dan mengakibatkan kerusakan pada nosel pengisian pertalite dan solar sehingga tidak bisa dipakai.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Mukomuko Jodi mengatakan pihaknya belum menerima informasi terkait kebakaran yang menghanguskan SPBU di Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh.
Kendati demikian, ia mengatakan, petugas SPBU di wilayah ini menggunakan alat pemadam api untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan SPBU tersebut.
Namun, menurutnya, cara memadamkan kebakaran menggunakan air di SPBU tersebut tidak efektif karena dapat menyebabkan kebakaran semakin melebar di areal yang terbakar tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
SPBU Terbakar di Kabupaten Mukomuko, Polisi Jadi Korban Alami Luka Bakar
-
Heboh Warga Pasuruan Tewas Terpanggang di Kasurnya, Sempat Diselamatkan dan Dibacakan Al-Qur'an
-
Kebakaran di Karet Semanggi, Kepulan Asap Hitam Membumbung Tinggi
-
Viral Potret Petugas SPBU Bikin Betah Pemobil saat Isi Bensin, Outfitnya Jadi Sorotan
-
Kebakaran Pabrik Tray Telur di Mojokerto, Api Muncul dari Oven Bagian Produksi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung