SuaraLampung.id - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun kloter (kelompok terbang) keberangkatan calon jamaah haji 2022 di daerahnya.
"Saat ini kami masih menyusun kloter keberangkatan bagi calon jamaah haji, sebab masih ada sejumlah daerah yang belum mengirimkan pra manifes sehingga masih proses penyesuaian jadwal," ujar Kepala Bidang Pengadaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ansori F Citra, di Bandarlampung, Senin.
Saat ini yang telah ada dua daerah yang memenuhi jumlah satu kloter keberangkatan.
"Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Tengah sudah lebih dari 1 kloter jadi bisa langsung masuk di tanggal 5 Juni. Tapi ada beberapa daerah yang belum penuh, jadi tengah disesuaikan untuk dilakukan penggabungan," ucapnya.
Menurutnya, direncanakan akan ada 8 kloter penuh asal Lampung dan 1 kloter gabungan dengan Banten dalam keberangkatan tahun ini.
"Jadi nanti ada 3 kloter penuh dan 1 kloter campuran bersama 22 orang dari Banten menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Lalu 5 kloter menggunakan Saudi Arabia Airlines," ujarnya.
Karena kapasitas maskapai yang digunakan berbeda, sehingga pengajuan kloter sementara akan dilakukan sembari menunggu proses pengajuan visa bagi calon jamaah haji.
"Jumlah manifes untuk maskapai Saudi Arabia sekitar 410 orang, sedangkan Garuda Indonesia sekitar 393 orang. Akan ada penggabungan dan ini harus disesuaikan, sebab isi muatan pesawat berbeda-beda," katanya lagi.
Setelah Pemerintah Arab Saudi membuka kembali penyelenggaraan ibadah haji, maka keberangkatan calon jamaah haji akan dilakukan pada 6 Juni 2022 mendatang.
Baca Juga: Tiga Kilogram Sabu Gagal Beredar di Lampung, Polisi Buru Pelaku hingga ke Lombok
"Rencana akan dilakukan pemberangkatan pada 6 Juni 2022. Dimana ada 7 kloter di gelombang pertama, dan 2 kloter pada gelombang kedua," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tiga Kilogram Sabu Gagal Beredar di Lampung, Polisi Buru Pelaku hingga ke Lombok
-
Atap Gedung SMP Negeri 1 Lampung Timur Roboh, Siswa Terpaksa Belajar di Ruang Laboratorium
-
Hendak Beli Hewan Kurban yang Sehat? Warga Bisa Cek SKKH
-
Viral Bocah Kakak Adik Kabur dari Pesantren dan Seberangi Selat Sunda, Kangen Ayah Ibu
-
Rumah Nelayan Rusak Diterjang Banjir Rob Setinggi Satu Meter, Warga Butuh Bantuan Viral
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Sandiwara Anggota TNI AL Gadungan di Bandar Lampung: Jual Motor Kredit Sendiri Tapi Mengaku Dibegal
-
Tak Ada Jawaban dari Balik Pintu, Istri di Lampung Utara Syok Temukan Suami Tewas Tertelungkup
-
Buron Setahun, Pencuri Berkedok Ninja Sarung Diringkus di Panjang
-
Curhat Pilu Bocah Kelas 4 SD di Lampung: Dicabuli Ayah Kandung Saat Ibu Mengadu Nasib di Taiwan
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara