"Setelah saya juara, balik ke Indonesia baru diucapin. Terakhir sih ngomongnya selamat ya dek belum apa-apa. Uda ngomongnya gitu doang," papar dia.
Setelah sang ayah meninggal dunia, Pramudya Kusumawardana baru menyadari itu adalah cara sang ayah mendidiknya agar kuat.
"Awalnya kesal sama mereka kaya terlalu keras sama saya. Tapi ke sini-sini saya flashback gitu, mungkin kalo saya ga dikerasin mungkin saya ga kuat ngelewatin tantangan demi tantangan di badminton. Jadi mungkin itu dia menyiapkan saya untuk lebih kuat. Jadi paling support itu orang tua karena dia membiayai, mengayomi, mendidik," ujar Pramudya.
Pram berterima kasih kepada sang ayah karena telah mendidiknya dengan keras sehingga ia menjadi sosok yang kuat dalam menghadapi tantangan di dunia bulu tangkis saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
Terkini
-
Payroll Lebih Cepat dan Tertib, Ini Solusi Digital dari QLola by BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, Nasabah BRI Infinite Prioritas Berkesempatan Raih GarudaMiles
-
Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha
-
Modus Baru! Pura-pura Jogging Pagi, Residivis di Bandar Lampung Gasak Motor yang Lagi Dipanaskan
-
Sempat Unggah Status Medsos Saat Mancing, Kakek di Pringsewu Ditemukan Mengapung di Sungai