SuaraLampung.id - Tiga pekon (desa) yang berbatasan dengan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Lampung rawan konflik dengan beruang madu.
Tiga Pekon tersebut yaitu, Pekon Margomulyo, Pekon Sukaraja dan Pekon Sedayu yang berada di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus.
Konflik warga dengan beruang madu terakhir terpantau pada Jumat 29 April 2022 .Dua ekor kambing milik warga menjadi sasaran beruang.
"Persoalan konflik antara beruang dan manusia sudah sejak 2021 lalu," kata Kepala Resort Sukaraja, SPTN wilayah 1 Semalam, Jubaidi saat dikonfirmasi Minggu (1/5/2022).
Baca Juga: Kocak Pemudik Ini Bonceng Boneka, Ternyata Fans Raffi Ahmad
Menurut Jubaidi, binatang berkuku tajam tersebut membunuh kambing milik warga untuk diisap darahnya dan diambil organ tubuh bagian dalamnya.
Rata-rata beruang asal hutan TNBBS memasuki pemukiman warga malam hari sekitar pukul 22.30.
"Kemungkinan beruang memiliki naluri secara alami bahwa pada malam hari kondisi sepi dan kambing sedang beristirahat," ucap Jubaidi.
Sejak September 2021 hingga sekarang sudah ada 50 ekor kambing ternak milik warga yang menjadi sasaran beruang madu.
"Beruang liar asal hutan itu, setiap menjalankan aksinya beruang membongkar paksa kandang kambing," terang Jubaidi.
Resort Sukaraja Atas, sudah melakukan upaya dengan menyarankan kepada masyarakat untuk membuat kandang anti serangan beruang dengan cara memasang kawat berduri di kandang kambing dan memasang alarm untuk deteksi dini dengan menggunakan sinar infra merah.
Berita Terkait
-
Ulasan Buku Beruang dan Sahabatnya, Ajarkan Empati dan Saling Menolong
-
Tragedi Boneka Beruang, Remaja 18 Tahun Tikam Gadis 15 Tahun Hingga Tewas di London
-
Hakikat Kebebasan, Novelet Kenang-kenangan Mengejutkan Si Beruang Kutub
-
Ulasan Buku Si Ruang, Menguak Kisah Beruang Pemalu yang Dituduh Sombong
-
Pertunjukan Sirkus Rusia Heboh, Pawang Diserang Beruang Seberat 222 Kg: Berakhir dengan Ciuman
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni
-
Pesta Sekura Cakak Buah: Tradisi Unik Lampung Barat di Momen Lebaran Idul Fitri
-
Mudik Motor Makin Lancar! Dermaga Khusus & Skema TBB Disiapkan di Bakauheni