SuaraLampung.id - Sebanyak tujuh warga binaan tindak pidana terorisme mendapat remisi Hari Raya Idul Fitri tahun 2022. Pemberian remisi ini sifatnya baru pengusulan, dan berkemungkinan adanya pernambahan.
Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadispas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Lampung, Farid Djunaedi mengatakan sebanyak tujuh baru berupa pengusulan, sehingga kemungkinan nanti akan ada penambahan.
Ketujuh warga binaan perkara terorisme mendapat remisi yakni lima warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandarlampung, satu warga binaan Lapas Kelas IIA Metro, dan satu warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung.
Besaran remisi yang didapatkan warga binaan antara15 hari hingga satu bulan.
"Mereka yang mendapatkan remisi ini merupakan remisi tahun ke 2, 3, dan 4," kata dia.
Untuk warga binaan perkara tindak pidana terorisme lainnya yang tidak mendapatkan remisi Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 juga terdapat tujuh orang.
Mereka adalah tiga warga binaan Lapas Kelas I Bandarlampung, dua orang warga binaan dari Lapas Kelas II Metro, dan dua orang warga binaan dari Lapas Kelas IIA Kalianda.
"Mereka yang tidak mendapatkan remisi dikarenakan ada yang belum menyatakan setia NKRI, belum deradikalisasi, dan juga sedang dalam pengusulan remisi akibat keterlambatan administrasi," kata Farid Djunaedi. (ANTARA)
Baca Juga: Kapolda Lampung: Jika Ada LSM yang Paksa Minta THR, Laporkan Polisi
Berita Terkait
-
Kapolda Lampung: Jika Ada LSM yang Paksa Minta THR, Laporkan Polisi
-
Jadwal Imsakiyah Kota Metro Hari Ini, Selasa 26 April 2022
-
Jadwal Imsak Kota Bandar Lampung Hari Ini, Selasa 26 April 2022
-
Jadwal Imsakiyah Kabupaten Lampung Selatan Hari Ini, Selasa 26 April 2022
-
H-7 Lebaran Idul Fitri, Penumpang di Bandara Radin Inten II Melonjak
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Bawa Kabur Gadis Bawah Umur Tengah Malam Lalu Sebar Videonya, Pemuda di Mesuji Diciduk Polisi
-
Tilap Duit Kasus, Oknum Advokat di Metro Ditangkap Usai Tipu Klien Puluhan Juta
-
Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit