SuaraLampung.id - Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan memang gagal melaju ke babak Final Korea Open 2022.
Di babak semifinal pasangan berjuluk The Daddies harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah Kang Minhyuk/Seo Seung Jae dalam rubber game 16-21, 21-17, 9-21.
Ada momen menarik ketika pertandingan semifinal antara Ahsan /Hendra vs Kang Minhyuk/Seo Seung Jae digelar Sabtu (9/4/2022) di Suncheon.
Di tengah pertandingan, Ahsan meminta break untuk berbuka puasa. Ia ke pinggir lapangan minum seteguk air membatalkan puasa yang ia jalani selama pertandingan berlangsung.
Sebagai seorang muslim, Ahsan memutuskan tetap berpuasa di tengah menjalani pertandingan yang menguras tenaga itu.
Ternyata selama gelaran Korea Open 2022 ini, sang partner Hendra Setiawan menunjukkan rasa toleransinya kepada Ahsan yang berpuasa.
Hendra tak pernah meminta break istirahat untuk minum di tengah pertandingan. Ini ia lakukan demi menghormati Ahsan yang berpuasa di saat pertandingan berlangsung.
Rasa saling menghargai dua legenda bulu tangkis dunia ini mengundang decak kagum dari para badminton mania di Indonesia dan dunia.
Salah satu yang kagum dengan Ahsan/Hendra adalah Zongyenyen, admin media sosial organisasi bulu tangkis dunia World Badminton Federation (BWF).
Baca Juga: Hasil Korea Open 2022: Ahsan/Hendra Kandas di Semifinal
Di dalam postingan Instagramnya, Zongyenyen menggunggah foto Ahsan/Hendra. Di keterangan fotonya, Zongyenyen menulis kalimat penuh kekaguman.
"Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan pasangan ini," tulisnya.
"Mereka telah menunjukkan kepada dunia bulu tangkis apa itu dedikasi dan sportivitas satu sama lain," kata Zongyenyen.
"Selama bulan Ramadhan ini, saat @king.chayra berpuasa, @hendrasansan juga menahan diri untuk tidak melakukan water break. Ini menunjukkan begitu banyak kemitraan dan rasa hormat satu sama lain," tulis dia.
"Sungguh pertandingan yang luar biasa melihat mereka memberikan yang terbaik di lapangan. Selamat berpuasa," tutup Zongyenyen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus
-
Skandal Faktur Pajak Fiktif Berujung Bui di Lampung
-
Kepala Toko Ikan Asin di Lampung Tengah Gondol Rp176 Juta di Brangkas, Berakhir di Penjara