SuaraLampung.id - Capaian vaksinasi penguat atau booster di Provinsi Lampung masih terbilang rendah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, pada Jumat (25/3/2022), persentase capaian vaksinasi booster sebesar 4,26 persen dari target.
Bila dikonversi sebanyak 283.357 orang yang telah mendapatkan vaksinasi booster dari total sasaran vaksinasi di Lampung ada 6.645.226 orang.
Atas dasar itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 penguat (booster) menjelang bulan suci Ramadhan.
"Pemerintah sudah memutuskan mudik diperbolehkan, namun ada sejumlah syarat salah satunya adalah harus mendapatkan vaksinasi lengkap," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, Sabtu (26/3/2022).
Dengan adanya persyaratan tersebut, maka pihaknya akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi penguat bagi masyarakat.
"Saat ini dalam proses mempercepat pelaksanaan vaksinasi penguat menjelang Ramadhan. Kita coba penuhi target, mudah-mudahan bisa sebagian telah mendapatkan vaksinasi lengkap," katanya.
Menurutnya, dengan terpenuhinya sebagian target vaksinasi penguat bagi masyarakat, dapat mempermudah pelaksanaan mudik Lebaran.
"Kalau sudah ikut vaksinasi penguat, jadi saat mudik semua bisa ikut tidak ada yang tersendat karena permasalahan belum vaksin," ucapnya.
Untuk persiapan pengaturan mudik Lebaran, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pengelola simpul transportasi dan kepolisian dalam membuat skema pengaturan guna memperlancar arus mudik.
"Akan kita atur sedemikian rupa dengan pihak terkait agar arus mudik lancar. Yang penting saat ini kita kejar vaksinasi bagi masyarakat," katanya pula.
Tanggapan akan adanya percepatan vaksinasi penguat bagi masyarakat menjelang Ramadhan juga dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana.
"Untuk dibukanya gerai vaksinasi di simpul transportasi, nanti akan ditindaklanjuti langsung oleh kabupaten dan kota," ujar Reihana.
Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi bagi persyaratan pelaksanaan perjalanan, terutama saat arus mudik Lebaran. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Alvin Lie Prediksi Arus Mudik Lebaran Melonjak dan Kritik Komunikasi Pemerintah Soal Syarat Vaksin Booster
-
Nasdem tak Langsung Usung Herman HN jadi Cagub Lampung 2024, Surya Paloh Beber Syarat yang Harus DIpenuhi
-
Syarat Mudik 2022 untuk Anak, Apakah Berbeda dengan Orang Dewasa? Simak Penjelasannya Berikut!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup