SuaraLampung.id - Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mulai langka di Kota Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir.
Kelangkaan solar ini membuat para sopir truk dan pikap mengeluh karena mereka kesulitan mendapatkan solar.
Hardi (37), sopir truk ekspedisi, mengaku kesulitan mendapatkan solar selama seminggu ini.
Kalaupun ada, antrean yang terjadi sangat panjang di beberapa SPBU.
Ia mengaku sulitnya mendapatkan solar berpengaruh terhadap pekerjaannya sehari-hari.
"Kita kan bawa barang itu setiap hari, mulai dari sayuran, buah, bahan pokok dan lainnya. Ini sulit sekali dapat solar, kalaupun ada ngantre panjang. Kalau pakai dexlite sangat mahal, nggak ketutup, namanya kan ini usaha kecil," kata dia, Rabu (9/3/2022) dikutip dari Saibumi.com--jaringan Suara.com.
Rasidi, sopir pengangkut bahan pokok yang membawa mobil pikap, mengaku kesulitan mendapatkan solar.
Ia sempat kehabisan solar saat di perjalanan mencari solar dari SPBU ke SPBU lainnya.
"Sulit carinya, malah sempat abis bahan bakar waktu nyari dari satu SPBU ke SPBU lainnya, kan jaraknya cukup jauh. Saya tidak tahu kenapa solar ini bisa langka begini. Tolonglah Pertamina dan Menteri BUMN pak Erick Thohir lihat kondisi kami rakyat kecil," ujar dia.
Baca Juga: Syarat Tes PCR dan Antigen Bagi Perjalanan Domestik Dihapus, Menteri Erick: Semoga Beri Kemudahan
Sebelumnya, kelangkaan solar di beberapa SPBU dikeluhkan para supir truk, bus, angkutan umum, dan para nelayan.
Kelangkaan ini bisa terlihat dengan stok solar yang kosong di beberapa SPBU dan antrian yang mengular di spbu yang masih memiliki solar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Terbangun Suara Gemuruh, Karyawan Mebel di Sukadanaham Syok Lihat Api Lahap Gudang Rp200 Juta
-
24 Hari Membara, 30 Hektare Hutan Way Kambas Masih Mengepulkan Asap
-
Berangkat Subuh Hanya Perahu yang Pulang: Nelayan Pesisir Barat Hilang Diterjang Ombak 2,5 Meter
-
Ini Daftar 6 Bakal Calon Rektor Unila 20272031: Panitia Larang Keras Aksi Saling Menjatuhkan
-
Titik Api Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gempur Karhutla Lewat Operasi Udara dan Pasukan Darat