SuaraLampung.id - Seorang remaja inisial TWK (21) memeras sopir yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Gunung Labuhan, Way Kanan.
Pemerasan yang dilakukan remaja asal Gunung Labuhan, Way kanan, ini dengan modus menuduh sopir menabrak kucing pelaku.
Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Andre Try Putra mengatakan, modus pelaku menuduh korbannya menabrak kucing pelaku.
Pelaku beraksi dengan cara memepetkan sepeda motornya, ke pintu kanan mobil korban.
"Saat memepet korban, pelaku ini meminta agar korbannya menghentikan laju kendaraannya. Setelah terhenti, pelaku lalu menuduh menabrak kucingnya di pinggir jalan," kata AKP Andre Try Putra dalam keterangannya, Kamis (24/2/2022) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Setelah korbannya berhenti, pelaku lalu meminta uang pengganti ke korban Rp500 ribu. Tujuannya agar korban bisa lewat, sehingga korban terpaksa mengeluarkan uang tersebut, karena terdesak.
"Setelah mendapat uang korbannya, pelaku kemudian melarikan diri. Setelah itu, korban melapor ke Mapolres Way Kanan, untuk ditindaklanjuti," ujar Andre Try Putra.
Mendapat laporan, jajaran Satreskrim Polres Way Kanan kemudian melakukan penyelidikan. Usai buron tiga bulan, pelaku didapati informasi pada Kamis (18/2/2022), berada di Kampung Ojolali, Blambangan Umpu, Way Kanan.
Kemudian pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan, melalui Operasi Cempaka Krakatau 2022. Pelaku dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, terancam sembilan tahun penjara.
Baca Juga: Nekat Hadang Truk yang Melaju, Seorang Remaja Tewas Tertabrak
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung