SuaraLampung.id - Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo, didampingi Kanit Tipidter Polres Lampung Timur Iptu Hendra, melakukan sidak di salah satu perusahaan distributor minyak goreng di Desa Adirejo, Kecamatan Purbolinggo, LampungTimur, Rabu (16/2/2022).
Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo, melakukan sidak karena mendapat informasi dari Dinas Perdagangan, bahwa pada 12 sampai 14 Februari, perusahaan Fajar Laut mendapat pengiriman minyak goreng dari Kementerian Perdagangan sebanyak 2 ton.
"Saya dapat informasi dari Dinas Perdagangan, baru tiga hari lalu salah satu perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan, mendapat kiriman minyak makan, namun kenyataannya masyarakat masih kesusahan mendapat bahan pokok tersebut, maka kami lakukan sidak".Kata Dawam Rahardjo.
Hasil dari sidak, di dua gudang sama sekali tidak ditemukan minyak goreng, sehingga timbul pertanyaan oleh Bupati Lampung Dawam Rahardjo.
Untuk memperjelas persoalan tersebut melalui Tipidter, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur meneliti arsip pengiriman minyak goreng yang ada di perusahaan Fajar Laut.
"Dalam data kami Fajar Laut ini baru saja dapat satu ton minyak makan, tercatat baru tiga hari lalu, tapi barang tidak ada, ini yang bermain data dari pusat atau memang pihak perusaan".Ucap Dawam Rahardjo.
Sales Koordinator perusahaan Fajar Laut Sunarto, mengaku terakhir mendapat kiriman minyak makan pertengahan Januari, sebanyak 2 ribu liter dan langsung didistribusikan ke toko toko langganannya.
"Ya kaget aja dilakukan sidak, dan katanya tiga hari kemarin kami dapat kiriman minyak makan dari kementerian Perdagangan, tapi itu tidak benar kami terakhir mendapat kiriman minyak pertengahan Januari".Kata Sunarto.
Dia mengakui selama kelangkaan minyak makan, Sunarto mengaku banyak konsumen yang menanyakan namun keberadaan barang tidak ada. Jika kondisi normal setiap satu bulan pasti mendapat kiriman sedikitnya 2 ribu liter.
Baca Juga: Motor Honda Beat Tabrakan dengan Yamaha RX King di Lampung Timur, Satu Orang Tewas
"Ini dari Desember kami dapat kiriman baru pertengahan Januari, dan sampai sekarang belum lagi dapat kiriman", ungkap dia.
Kontributor : Agus Susanto
Tag
Berita Terkait
-
Warga Diminta Lapor Polisi Jika Temukan Indikasi Penimbunan Minyak Goreng
-
Siasat Harga Minyak Goreng Mahal, Harga Gorengan dan Pempek pun Terpaksa Ikut Naik
-
Minyak Goreng Mahal, Warga di Magelang Kembali Buat Minyak Kelapa
-
Terjadi Kelangkaan, Pedagang di Pasar Klender Mengeluh Sulit Dapat Stok Minyak Goreng
-
Alamakjang! Minyak Goreng di Pasar Sibuhuan Sumut Langka
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Lolos dari Maut! Pria yang Terjun di Dermaga Bakauheni Ditemukan Selamat di Pulau Kandang
-
Pasar Shopping Metro Mau Dibongkar, Nunik Pasang Badan Minta Nasib UMKM Diselamatkan
-
Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah
-
BRI Unggul dalam Brand Finance Indonesia 100 2026, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar