SuaraLampung.id - Ustaz Abdul Somad atau UAS mengisi kajian orang tua asuh Gerakan Infaq Beras di Pontianak, Kalimantan Barat, beberapa hari lalu.
Di akhir acara kajian itu, diadakan acara lelang barang-barang yang dimiliki UAS mulai dari pin, jaket hingga cincin.
Pin UAS laku terjual Rp30 juta, jaket seharga Rp32 juta dan cincin yang terjual dengan nilai fantastis.
Dikutip dari YouTube Vertizone TV, cincin UAS terjual Rp80 juta dalam acara lelang tersebut.
Pembelinya adalah seorang pengusaha asal Pontianak, Kalimantan Barat.
Cincin UAS yang terjual Rp80 juta adalah cincin rubi star 5 yang ia namakan dengan nama cincin bertuah.
Ring cincin UAS terbuat dari perak dengan motif bunga Bali.
Awal lelang dibuka dengan harga Rp30 juta. Peserta pengajian mulai menawar harga cincin UAS.
Salah satunya adalah Taqy Malik. Tak tanggung-tanggung Taqy Malik menawar cincin UAS seharga Rp60 juta.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Subuhan Naik Mobil Mewah, Netizen: Agama Jadi Tameng Membodohi Umat
Seorang pengusaha asal Pontianak tak mau kalah dengan menawar harga lebih tinggi.
Terjadi persaingan ketat antara pihak Taqy Malik dan pengusaha tersebut.
Sampai akhirnya pengusaha itu menawar harga cincin UAS seharga Rp80 juta.
Tak ada lagi yang berani menawar harga lebih tinggi termasuk Taqy Malik.
Alhasil cincin UAS terjual seharga Rp80 juta. Semua uang hasil lelang akan disumbangkan untuk kepentingan umat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BRI Wujudkan Kerinduan Yuni, Sang Ibu Terbang dari Pati untuk Bertemu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Dorong Inklusi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi