SuaraLampung.id - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat baru memasang Scan QR (Quick Response) atau respon cepat aplikasi PeduliLindungi.
Scan QR aplikasi PeduliLindungi ini telah terpasang di empat titik di lingkungan Pemkab Lampung Barat.
Yaitu di pintu masuk ruang kerja Bupati Lampung Barat, pintu masuk ruang kerja wakil bupati, Aula Kagungan dan di Ruang Rapat Pesagi.
Sehingga bagi seluruh pengunjung, sebelum masuk diwajibkan melakukan scan barcode menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang sudah mulai berlaku sejak Kamis (20/1/2021) kemarin.
Plt. Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat, Munandar mengatakan aplikasi scan barkode PeduliLindungi merupakan aplikasi yang diluncurkan Kementerian Kesehatan.
“Aplikasi ini membantu meningkatkan partisipasi masyarakat guna melaporkan lokasi dan riwayat perjalanan selama pandemi,” ungkap Munandar dikutip dari ANTARA.
Munandar mengatakan pemasangan scan barkode aplikasi PeduliLindungi di Lampung Barat itu baru terpasang di empat titik yang berlokasi di Sekretariat Pemkab Lampung Barat yaitu di pintu masuk ruang kerja bupati, pintu masuk ruang kerja wakil bupati, Aula Kagungan, dan terakhir di Ruang Rapat Pesagi.
Ke depan, Munandar menuturkan secara bertahap pihaknya akan menambah pemasangan aplikasi tersebut di tempat-tempat umum yang menurutnya strategis.
“Rencananya akan ditambah untuk tempat strategis lainnya, di organisasi perangkat daerah, pelaku usaha, tempat wisata dan lain sebagainya,” pungkasnya. (ANTARA)
Baca Juga: Jangan Pernah Masuk ke Tempat yang Tak Ada Fasilitas PeduliLindungi, Ini Risikonya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Di WEF Davos 2026, BRI Dorong UMKM Jadi Agenda Utama Keuangan Dunia
-
Fokus Sektor Produksi, BRI Jadikan Klaster Usaha Pengungkit Ekonomi Daerah
-
Promo Alfamart Januari 2026: Pembalut Wanita hingga Popok Dewasa Diskon 50 Persen
-
7 Fakta Sweet Indo Lampung, Raksasa Gula yang HGU-nya Dicabut Pemerintah
-
Masih Sering Salah? Ini Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif