SuaraLampung.id - Tangis haru warga lansia Gunung Alip, Tanggamus warnai penyerahan bantuan kursi roda. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Tanggamus Hajjah Dewi Handayani.
Terlihat respon lansia yang menangis terharu dalam unggahan video youtube LampungTv.
Bupati Tanggamus menyerahkan bantuan berupa 8 kursi roda dari Basnaz kepada warga Pekon Suka Damai, Gunung Alip, Tanggamus, Selasa (4/1/2022).
Bahkan 4 warga harus dipapah untuk dapat duduk dikursi roda karena selama ini hanya berada di atas kasur.
Mereka senang mendapatkan kursi roda yang didambakannya sejak dulu. Penyerahan langsung pada 8 warga Pekon Suka Damai didampingi pejabat pemerintah terkait dan kepala Pekon Suka Damai, Ahmad Rozali.
Di sela penyerahan Hajjah Dewi berbincang dengan lansia keluarga perihal kesehatannya. Pada kesempaatan itu lansia juga menerima santunan jumat berkah yang bisa membantu warga.
"Semoga bisa bermanfaat dan bantuan jumat berkah bisa membantu keluarga," kutip Suara.com, Rabu (5/1/2022).
Aksi penyerahan bantuan dilanjutkan dengan peninjauan beberapa rumah warga yang tak layak huni.
Terdapat beberapa rumah yang ditemui, Hajjah Dewi Handayani memberikan instruksi untuk segera mengajukan dalam bantuan bedah rumah.
Baca Juga: Pendaftaran Komcad bagi ASN Lampung Dibuka, Masih Sepi Peminat
Kepala Pekon Suka Damai, Ahmad Rozali mengucapkan terimakasih atas bantuan kursi roda untuk warganya. Bantuan ini dari Basnaz untuk warga lansia agar bisa beraktivitas di luar rumah dan menyehatkan diri.
"Alhamdulillah bisa membantu warga yang membutuhkan yang selama ini bertahun-tahun hanya diatas kasur atau tempat tidur. Ada santunan dari jumat berkah dan dari basnaz" kutip suara.com, Rabu (5/1/2022).
Di akhir penyerahan di Pekon Suka Damai, Bupati Tanggamus Hajjah Dewi menyampaikan beberapa harapannya.
"Harapannya dengan bantuna kursi roda ini bisa bermanfaat membantu dan tadi ada bantuan program jumat berkah. Walau tidak banyak setidaknya bisa membantu keluarga," jelas Bupati Tanggamus yang dikutip Suara.com, Rabu (5/1/2022).
Bupati juga sudah menyampaikan perihal rencana bedah rumah akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pemerintah setempat.
Ia meminta Kepala Pekon Suka Damai dan Camat Gunung Alip untuk mendata rumah tak layak huni untuk mendapatkan bantuan dari program ini.
Berita Terkait
-
Filipina Imbau Warga Pakai Masker N95, Warga Kalteng Dibagikan Masker Biasa di Tengah Kepungan Asap
-
Komdigi Bongkar Alasan Video Kasus Pejompongan Bisa Hilang dari Platform
-
Provokasi Warga! Pria Teriak 'Maling' dan Rusak Mobil di Jagakarsa Diburu Polisi
-
Netizen Ubah Nama Tokoh Jadi Kosakata Baru, Lengkap Arti Gibran hingga Prabowo
-
Viral! Ditanya Baik-baik Soal Lapangan Pekerjaan, Gubenur Bali Wayan Koster: Diam Kamu
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Mobil Masuk Rawa di Kotabumi, Sopirnya Ternyata Buronan Narkoba yang Paling Dicari
-
Blokir Jalan! Aksi Sok Jagoan Gerombolan Remaja di Underpass ZA Pagar Alam Berujung Buruan Polisi
-
Manjakan Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Gelar Beragam Promo
-
Cegah Konflik dengan Manusia, Komite Gabungan Usul Halau Gajah TNWK Pakai Dengungan Lebah
-
Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026