Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Kamis, 30 Desember 2021 | 13:37 WIB
Satpol PP Bandar Lampung gusur PKL di Jalan Bukittinggi, Kamis (30/12/2021). [Suaralampung.id/Ahmad Amri]

Dia menambahkan, memang benar di lantai 2 disediakan tempat berdagang namun kondisi dilantai 2 tidak memung kinkan karena sepi dari pengunjung sehingga dangan mereka tidak laku dan mereka merugi.

" Kita ini berdagang mencari duit supaya bisa menghidupi anak-cuci, kalau kita berdagang, rugi dan tidak untuk gimana, untuk hidup sehari hari, anak dan cucu butuh sekolah bisa putus sekolah gara gara dagangan kita enggk laku atau kita tidak untung, "ujar wanita yang biasa berdagang pakaian ini.

Sementara itu, Hipni (43) selaku koordinator, PKL yang ada di jalan Bukittinggi mengatakan, para PKL kecewa dengan pengusiran yang dilalukan Pemkot Bandar Lampung.

"Bukan kecewa lagi tetapi menderita atas penggusuran yang dilakukan dari pemkot ini. Sebab kita pernah di atas lantai dua, dagangan tidak laku selama tiga bulan bahkan yang ada banyak utang. Dan disana tidak layak untuk berdagang selain sepi bentuk bangunan seperti losmen dan banyak punya pribadi bukan dari pengembang,"kata Hipni, Kamis (30/12/2021).

Baca Juga: Jerit Ibu-ibu PKL Saat Lapak Dagangannya Dibongkar Satpol PP Bandar Lampung

Dia menjelaskan, bahwa relokasi yang dilakukan pemerintah Kota Bandar Lampung bukan solusi untuk para PKL namun menyusahkan para PKL disana sehingga mereka akan tetap berdagang di bawah lokasi yang digusur itu.

"Pindah ke atas bukan solusi malah membuat masyarakat atau PKL jadi menderita. Kami minta keadilannya, kalau bisa di rapihkan saja. Kami tetap bertahan di bawah walaupun kehujanan dan kepanasan, " ujarnya.

Dijadikan Pusat Penjualan Hasil Kerajinan

Butuh waktu kurang lebih selama dua jam bagi petugas Satpol PP Pemkot Bandar Lampung membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Bukittinggi dan Batu Sangkar, Kamis (30/12/2021).

Jalan Bukittinggi dan Batu Sangkar rencananya akan dijadikan pusat penjualan hasil kerajian dan oleh- oleh bagi tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Kota berjuluk Tapis Berseri itu.

Baca Juga: Ibu-ibu PKL Histeris Lapak Dagangannya Dibongkar Satpol PP Bandar Lampung

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat (Kesra) sekda kota Bandar Lampung Sukarma Wijaya mengatakan tujuan penertiban PKL itu agar jalan Bukittinggi dan Batu Sangkar tertata rapi dan akan dijadikan pusat kerajinan dan oleh oleh.

Load More