SuaraLampung.id - Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Hannibal disebut diperiksa Kejaksaan Tinggi atau Kejati Lampung.
Pemanggilan sekaligus pemeriksaan ini dikabarkan terkait dana hibah KONI Lampung senilai Rp30 Miliar.
Dikonfirmasikan hal ini, Hannibal membenarkan hal tersebut. Dia menyebutkan jika pemeriksaan tidak berlangsung lama, dan hanya sebantas KONI.
"Enggak ada yang lain. Enggak lama juga,” ungkap Hannibal Senin (29/11/2021) petang.
Mengenai pemeriksaan yang dilakukan, Hannibal enggan mengungkapkannya.
"Soal cabor aja," akunya.
Melansir seibumi.com-jaringan Suara.com, Hannibal menjalani pemeriksaan tim penyidik sejak pukul 10.00 WIB, dan baru pada pukul 17.59 WIB meninggalkan Kejaksaan Tinggi Lampung.
Informasinya, Hannibal meninggalkan kejaksaan dengan menggunakan mobil minibus berwarna hitam.
Sedangkan Kasipenkum Kejati Lampung, I Made Agus Putra mengungkapkan jika pihaknya memanggil sejumlah dana terkait kasus dugaan penyelewenangan dana hibah KONI Lampung.
Baca Juga: Mengalami Luka Bakar, Bayi di Lampung Butuh Bantuan Donasi
"Senin, Selasa sampai Rabu nanti masih akan ada pemeriksaan saksi-saksi lagi,” pungkas Made.
Diketahui, pemanggilan hari ini meminta klarifikasi dari cabang olahraga yang dipertandingkan di PON Papua lalu.
Dana hibah yang dianggarkan KONI Pusat mencapai Rp55 miliar pada tahun 2020. Dari dana tersebut disalurkan anggaran Rp30 miliar.
Berita Terkait
-
Mengalami Luka Bakar, Bayi di Lampung Butuh Bantuan Donasi
-
Jelang Libur Nataru di Lampung, Objek Wisata Bakal Ditutup
-
Kasus Korupsi Pemkab Lampung Utara, KPK Periksa Dua Anggota DPRD
-
Buntut Penganiayaan hingga Sulaiman Tewas, Keluarga Harap Polisi Tangkap Pelaku
-
Tiga Kiai Sepuh di Jatim Sampaikan Dua Imbauan Ini Dukung Muktamar NU Dimajukan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029
-
Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun
-
Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau
-
Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam