SuaraLampung.id - Sebanyak 12,3 juta batang rokok illegal tanpa pita cukai dimusnahkan petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) di Lampung.
Pemusnahan jutaan batang rokok ilegal itu berlangsung di Pelabuhan Panjang, Rabu (24/11/2021). Total nilai jutaan rokok ilegal itu mencapai Rp 19 miliar.
Kabid Penindakan dan Penyidikan DJBC Sumbagbar Kunto Prasti Trenggono mengatakan, jutaan rokok ilegal itu hasil penindakan dari Juni hingga Oktober 2021.
"Total rata-rata barang-barang illegal ini didapat dari daerah Pulau Jawa. Kemudian untuk pengirimannya ada berbagai cara mulai lewat moda transportasi truk, bus, dan ada juga jasa titipan," kata Kunto Prasti Trenggono dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Bea Cukai mencatat tiap tahunnya rokok illegal yang beredar mengalami kenaikan. Ini dikarenakan daya beli masyarakat terhadap rokok legal menurun akibat harganya yang mahal. Hal ini membuat masyarakat beralih ke rokok ilegal tanpa cukai.
"Pemicu lainnya karena kenaikan tarif cukai, sehingga yang tidak ada pita cukai makin marak. Hasil penindakan ini sudah ada tiga tersangka dan semuanya ini sudah inkrah disidangkan," ujar Kunto Prasti Trenggono.
Seluruh penindakan ini, telah melanggar Undang-Undang RI Nomor 39 tahun 2007, tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Selanjutnya DJBC Sumbagbar terus berupaya menggempur rokok illegal yang beredar di masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
BRI Pionir Standar Kualitas Software, Resmi Bersertifikat ISO/IEC 25000
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Bisnis Gelap di Bak Pikap: Dua Pria Asal Lamteng Terciduk Edarkan BBM Oplosan ke Pom Mini di Metro
-
Misteri Rumah Kosong di Rajabasa: Kisah di Balik Penemuan Tengkorak Pria Setelah 2 Bulan Menghilang
-
Kedok Pertamini Pringsewu Terbongkar: Iwan Raup Rp2,5 Miliar dari Solar-Pertalite Oplosan