SuaraLampung.id - Kehadiran Rachel Vennya menggunakan nomor polisi berkode RFS saat pemeriksaan di Polda Metro Jaya berbuntut panjang.
Aparat kepolisian rencananya akan memanggil Rachel Vennya guna meminta penjelasan mengenai penggunaan nomor polisi RFS di mobil mewahnya.
Saat datang memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Rachel Vennya datang menggunakan Toyota Alphard Villfire hitam bernopol B 139 RFS.
Sementara kode RFS itu merupakan plat khusus untuk pejabat negara,
Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono akan memanggil Rachel Vennya terkait penggunaan nomor polisi berkode RFS. Rencananya Rachael akan dipanggil Senin (25/10/2021) untuk memberi klarifikasi.
"Kami panggil klarifikasi saja. Kecuali kalau kendaraan ini terlibat kecelakaan atau tabrak lari, baru kami jemput. Tapi ini rencananya kami akan klarifikasi hari Senin," kata Argo, saat dihubungi awak media, Sabtu (23/10/2021).
Menurut Argo, surat panggilan sudah dikirim ke alamat yang tertera di STNK mobil pribadi Rachael Vennya. Rencananya selebgram itu akan dilakukan pemeriksaan di kantor Gakkum.
"Kami kirimkan dengan nama yang sesuai tertera di kendaraan itu. Itu kan data kendaraan atas nama Rachel Vennya ya," ujar Argo.
Rachael Vennya pun diwajibkan untuk hadir. Namun bila dia berhalangan bisa diwakilkan dengan memberi surat kuasa kepada orang yang ingin mewakilinya.
Baca Juga: Rachel Vennya Akan Diperiksa Polisi Terkait Penggunaan Plat Nopol RFS
"Panggilan atas nama pemilik kendaraan. Kalau yang bersangkutan tidak hadir harus mengkuasakan. Surat klarifikasi atas nama pemilik kendaraan dan alamat ya," katanya menjelaskan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan dengan Luka Bekas Lindasan Ban di Bypass Bandar Lampung