SuaraLampung.id - Seorang oknum polisi diduga terlibat dalam kasus perampokan mobil Toyota Yaris BE 1062 XX. Oknum polisi Bripka IS tersebut dikabarkan sudah ditangkap beserta barang bukti mobil hasil perampokan.
Barang bukti mobil Toyota Yaris BE 1062 XX yang diduga dirampok oknum polisi Bripka IS kini sudah berada di Markas Polresta Bandar Lampung.
Mobil korban yang dirampok oknum polisi ini ditemukan di daerah Pagelaran, Pringsewu.
Oknum polisi Bripka IS yang diduga terlibat perampokan mobil sehari-hari bertugas di Satuan Samapta Polresta Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto tidak membantah, adanya keterlibatan oknum anggota polisi dalam kasus tersebut.
Kata Ino hingga kini pihaknya masih mendalami, terkait keterlibatan oknum polisi dalam kasus ini.
"Masih kami dalami sejauh apa keterlibatannya, dan oknum masih diperiksa secara intensif. Kalau penahanan atau tindakan selanjutnya, kalau bukti-bukti sudah terpenuhi ya sudah diamankan," kata Kombes Ino Harianto dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Sementara itu, Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana belum memberikan tanggapan lebih lanjut, terkait penangkapan pelaku perampokan ini.
"Saat ini kami masih melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya," jelas Kompol Devi Sujana.
Baca Juga: Tepergok Pecah Kaca Mobil di Kota Serang, Warga Palembang Ditangkap Polisi
Sebelumnya dua korban diketahui bernama Guritno dan Faisal menjadi korban perampokan di daerah Saburai, Bandar Lampung. Saat itu kedua korban sedang nonkrong di wilayah Saburai.
Tiba-tiba didatangi empat orang mengaku anggota polisi. Empat pelaku ini menuduh kedua korban terlibat dalam jual beli sabu di Bandar Lampung.
Setelah itu kedua korban ditodong dengan benda mirip senjata api (pistol), lalu keduanya diikat di bagian mata, kaki, dan tangan. Keduanya lalu diajak para pelaku berkeliling sambil disekap, lalu dibuang di perkebunan di wilayah Bekri Lampung Tengah.
Keduanya kemudian ditemukan warga pada Mingu (10/10/2021) pagi. Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, ia mengaku belum mengenal para pelaku, karena saat beraksi memakai masker dan topi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah