SuaraLampung.id - Kabupaten Lampung Selatan pernah dilanda tsunami akibat guguran lava Gunung Anak Krakatau (GAK) di tahun 2018 lalu. Salah satu yang terkena dampak tsunami ialah warga yang tinggal di Pulau Sebesi.
Pulau Sebesi adalah pulau di Lampung Selatan yang dekat dengan Gunung Anak Krakatau (GAK). Rumah warga di Pulau Sebesi rusak akibat hantaman gelombang tsunami di tahun 2018 lalu.
Tiga tahun berlalu, warga Pulau Sebesi Lampung Selatan hingga kini belum menerima bantuan rehabilitasi rumah yang terkena sapuan tsunami.
Sementara korban rumah rusak ringan di desa-desa yang kena dampak Tsunami seperti Desa Maja hingga Kunjir kabarnya sudah terima bantuan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.
"Sementara kami yang di Pulau Sebesi malah belum terima bantuan itu," ungkap Minak Ubat warga Pulau Sebesi kepada Lampungpro.co--jaringan Suara.com pada Kamis (14/10/2021).
Menurut dia, pihaknya dan seluruh warga di Pulau Sebesi yang rumahnya mengalami rusak ringan sangat berharap bantuan tersebut, karena untuk rehab rumah mereka yang rusak ringan.
Minak Ubat berharap bantuan itu dapat segera disalurkan, karena masyarakat khususnya korban tsunami pada 2018 bisa merenovasi rumah-rumahnya yang rusak karena hempasan gelombang.
"Jangan ada kesenjangan geh. Kalau di desa-desa lain bantuannya cair, kenapa yang di Desa Pulau Sebesi malah tidak," ungkapnya.
Terkait hal ini, Kepada Bidang Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Ibrahim, mengatakan pihaknya tidak menangani perihal rehab rumah, karena untuk bantuan rehap rumah itu ditangani langsung oleh Dinas Permukiman Lampung Selatan.
Baca Juga: Siklus 100 Tahunan, BMKG Ajak Waspadai Tsunami di Pesisir Selatan Jawa Timur
"Dinsos mennangani bantuan yang angka bantuannya tidak juta-jutaan paling besar Rp800 ribu, kalau yang besar-besar nilainya malah dari dinas lain atau lembaga bantuan lainnya," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terbawa Arus Sejauh 34 Kilometer! Pemancing di Tanggamus Ditemukan Tak Bernyawa
-
WFH Jadi Lebih Nyaman! PLN Obral Diskon Tambah Daya 50 Persen, Cek Cara Dapatnya
-
Karyawan Leasing di Bandar Lampung Nekat Gadai Mobil Kantor Rp34 Juta Demi Bayar Utang
-
Datangi Polsek Dente Teladas dengan Pede, Koboi Pemilik Revolver Ini Malah Masuk Perangkap
-
Duel Berdarah 2 Saudara di Pasar Kopindo Metro: Pria Ini Terkapar dengan Telinga Nyaris Putus