Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Sabtu, 02 Oktober 2021 | 09:48 WIB
Ibu ini sempat memusuhi sang anak yang mualaf. Namun akhirnya hati sang ibu luluh dan menghadiri acara resepsi pernikahan anaknya. [tiktok.com/@emiliacomot]

SuaraLampung.id - Seorang wanita keturunan China memutuskan mualaf alias memeluk agama Islam. Keputusannya ini ditentang oleh sang ibu. 

Melansir mStar, wanita bernama Nur Aishah Humaira Abdullah atau Emilia menjadi mualaf karena memang minatnya terhadap Islam.

Mempelajari Islam lama kelamaan membuat Nur Aishah tertarik hingga memutuskan menjadi pemeluk agama Islam. 

"Saya memeluk Islam karena berminat dengan agama ini. Ketika sekolah, saya juga ambil mata pelajaran Tasawwur. Kemudian saya memeluk Islam sebelum menikah," cerita Emilia.

Baca Juga: Dirayu Rp 1 Milliar Agar Balik ke Katolik, Jawaban Mualaf Cantik Bikin Warganet Terenyuh

Sayangnya, keputusan Emilia menjadi mualaf tidak didukung oleh ibunya. Mereka sampai tak bertegur sapa di rumah. 

"Awal saya memeluk Islam, saya mendapat tentangan. Ibu saya ibu tunggal. Kami tinggal serumah tapi tak saling bertegur. Ibu saya frustrasi. Jadi saya banyak keluar rumah atau diam di kamar saja," tambahnya.

Meski begitu, Emilia dan suaminya tidak menyerah. Sebelum menikah, calon suami Emilia kerap datang ke rumah untuk mengenal sang ibu lebih dekat.

"Kehadiran calon suami waktu itu membuat ibu saya mulai berubah. Ketika calon suami datang, ia akan menegur saya karena diam di kamar."

"Ibu melihat usaha calon suami menyatukan saya dan ibu saya lagi. Kemudian mereka mulai mengobrol," tambahnya.

Baca Juga: Terungkap, Jonathan Frizzy Sudah Mualaf Selama 9 Tahun

Emilia sendiri menikah dengan wali hakim karena tidak bisa menemukan jejak ayah kandungnya.

Load More