Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Jum'at, 24 September 2021 | 14:11 WIB
Ilustrasi vaksinasi COVID-19. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mempercepat capaian vaksinasi COVID-19 di empat kabupaten/kota. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraLampung.id - Capaian vaksinasi COVID-19 di Provinsi Lampung paling rendah diantara semua provinsi di Indonesia.

Rendahnya capaian vaksinasi COVID-19 di Lampung ini sampai mendapat sorotan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Merespons rendahnya capaian vaksinasi COVID-19, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung berupaya menaikkan progres vaksinasi. 

Untuk menaikkan capaian vaksinasi, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mempercepat vaksinasi di empat kabupaten dan kota dengan jumlah penduduk terbanyak.

Baca Juga: Pegawai Bank Digerebek Suami saat Bersama Pria Lain di Kos

"Jadi skenario awal kita agar percepatan terjadi adalah dengan mempercepat vaksinasi di 4 kabupaten kota dengan jumlah masyarakatnya terbanyak," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, Jumat (24/9/2021) dikutip dari ANTARA.

Ia mengatakan empat daerah tersebut yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan.

"Ditargetkan dan kita dorong agar empat daerah itu vaksinasinya lebih banyak, jadi persentase total bisa 20 persen lebih, atau kalau dalam sehari diperkirakan minimal masyarakat yang tervaksinasi bisa mencapai 40.000-an," katanya.

Menurutnya, dari 15 kabupaten dan kota, daerah dengan progres vaksinasi tertinggi yakni Kota Metro dengan cakupan mencapai 56 persen dan Kota Bandarlampung dengan persentase 46 persen.

"Kota Metro yang tertinggi setelah itu Bandar Lampung, namun memang sempat ada empat daerah yang tidak dikirim vaksin karena progres vaksinasinya lambat akhirnya pakai buffer stock," ucapnya.

Baca Juga: Cianjur Percepatan Vaksinasi Antisipasi Klaster Covid-19 di Kalangan Pelajar

Ia mengatakan kabupaten dan kota diharapkan dapat menggunakan stok vaksin yang ada untuk percepatan vaksinasi, sehingga pengirimannya tidak tersendat.

Load More