Deddy Corbuzier lalu menanyakan mengenai kesuksesan Kaesang karena faktor Jokowi.
"Sekarang orang ngomong bisnis bisa jalan karena lu anak presiden, gampang," kata Deddy.
"Ya emang itu namanya privilege. Saya akui itu," jawab Kaesang Pangarep.
Menurut Kaesang dirinya tidak akan bilang bahwa dirinya merintis bisnis mati-matian karena memang ada faktor privilege di balik kesuksesannya.
"Mau pembelaan gimana pun pasti ada privilege. Namanya kita pebisnis maksimalin apa yang kita punya tapi tanggung jawab," tutur Kaesang.
Karena itu Kaesang mengaku tidak mau mengisi seminar mengenai kiat sukses bisnis ala Kaesang. Ini karena dia memiliki privilege.
Mendengar kejujuran Kaesang, Deddy Corbuzier salut dan menyukainya.
"Namanya privilege harus kita akui kan. Jangan ngaku-ngaku cara kita dapatkan uang Rp 1 miliar diukur 20 tahun tapi bapaknya punya triliunan uang," kata Kaesang.
"Itu kenapa waktu itu aku bikin bisnis pun salah satunya ga ada ketakutan (karena) masih ada bapak masih bisa back up karena ada keberanian itu makanya jadi kaya sekarang," jelasnya lagi.
Baca Juga: USU Hadirkan Telemedicine Covid-19
"Lu ga malu ngomong kaya gini. Gua suka ini serius. Gua salut banget sama lu ngomong kaya begini. Karena gua tahu banyak banget orang munafik mengatakan saya usaha mulai dari nol saya susah tapi dia ga ngomong bapaknya kaya raya punya usaha banyak banget dan dia bantu," jelas Deddy Corbuzier sambil memberi hormat ke Kaesang.
Kaesang mengakui merintis bisnis dari nol. Hanya saja jika orang lain merintis bisnis dari nol selangkah demi selangkah sementara dirinya bisa cepat karena ada keistimewaan sebagai anak presiden.
"Lu jalan tol," timpal Deddy Corbuzier.
"Iya dan Alhamdulillah," kata Kaesang.
"Dan lu ga malu ngomong kaya begini?" cecar Deddy lagi.
"Kita harus mengakui kan emang ada privilege itu kan. Kaya misalnya Sang Pisang bisa laris karena orang uda kenal saya karena anaknya bapak, ya gapapa asal duitnya halal kan," jelas Kaesang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Kebakaran di Pringsewu: Kisah Anak ODGJ di Tengah Kobaran Api yang Membara
-
Bahaya Mengintai! Marka Jalan Bandar Lampung Mendesak Diperbaiki, Anggaran Terbatas
-
Spasojevic dan Sadat Bawa Bhayangkara FC Raih Kemenangan Perdana Atas Persis Solo
-
Ini Strategi BRI Capai Ekonomi Berkelanjutan Lewat ESG dan Green Loan
-
Ayung, Direktur PT CKB, Jadi Tersangka Korupsi BNI Griya - Begini Modusnya