SuaraLampung.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah I Bengkulu-Lampung selama enam bulan terakhir, telah melepasliarkan ratusan ekor satwa dilindungi. Mereka dilepasliarkan ke habitat aslinya.
Adapun habitat aslinya di antaranya di TWA Bukit Kaba, Cagar Alam Air Sebelat, Cagar Alam Air Laksaha, TWA Danau Tes, Hutan Lindung Bukit Daun, TWA Air Hitam dan Cagar Alam Talang Ulu I.
Kepala seksi Konservasi Wilayah l BKSDA Bengkulu - Lampung, Said Jauhari mengatakan, ratusan satwa dilindungi itu merupakan hasil serahan dari masyarakat serta hasil sitaan pihak kepolisian.
"Terhitung Januari hingga Juli kemarin kita telah melepasliarkan ratusan ekor satwa dilindungi ke habitat aslinya," kata dia.
Dia menjelaskan, ratusan satwa dilindungi yang dilepasliarkan ini antara lain, lima ekor burung betet ekor panjang, tiga ekor elang hitam, satu ekor kancil kecil, tujuh ekor kukang, satu ekor owa siamang, dua ekor owa ungko.
Selain itu, 68 penyu belimbing, 1 penyu hijau dan 336 penyu lekang serta empat ekor ular piton.
"Pelepasliaran ini kita lakukan sebagai salah satu upaya pelestarian satwa-satwa yang dilindungi tersebut dari kepunahan," terangnya.
Kegiatan pelepasliaran satwa dilindungi itu dilakukan pihaknya, juga dibantu oleh beberapa pihak Komunitas Pencinta Hewan Curup (ANTARA)
Baca Juga: Meninggal di Taiwan, Dua Jenazah Pekerja Migran Asal Lampung Dipulangkan
Berita Terkait
-
BKSDA Siapkan Pintu Masuk TWA Bukit Kaba Rejang Lebong
-
5 Fakta Unik Badak Jawa, Satwa Langka yang Terancam Punah
-
Gara-gara Tangkap Kukang, Pria di Meranti Terancam Dipenjara
-
Warga Agam Selamatkan 2 Ekor Kukang di Tiang Listrik, Begini Kondisinya
-
Komantab Serukan Penyelamatan Hewan Dilindungi di Teluk Tapian Nauli
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
Terkini
-
Bakauheni-Merak Normal: Terlihat Abu Erupsi Anak Krakatau, Ombak Kencang
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pelabuhan Panjang Tetap Berdenyut: Masker Jadi Atribut Wajib
-
BNPB Beberkan Daftar Wilayah di Lampung Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
-
Waspada ISPA! Pemkot Bandar Lampung Siagakan Layanan Kesehatan Akibat Erupsi GAK
-
Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Selimuti Ruas Jalan Protokol Bandarlampung