SuaraLampung.id - Warga Bandar Lampung waspada modus baru begal motor.
Para pelaku begal di Bandar Lampung kini tidak hanya mengincar sepeda motor yang sedang parkir.
Ada komplotan begal di Bandar Lampung yang mengincar motor di tengah jalan yang dikendarai anak-anak.
Modusnya terbilang baru yaitu dengan berpura-pura kehabisan bensin. Lalu merampas motor korbannya.
Modus inilah yang diterapkan empat remaja asa Penengahan, Bandar Lampung.
Empat remaja ini ditangkap aparat Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung karena membegal sepeda motor dan ponsel.
Empat orang itu ialah Riski (24), Ahmad (24), DS (17), dan Indra (27). Terhadap Riski, polisi memberikan tembakan di kaki karena hendak melarikan diri saat ditangkap.
Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana mengatakan, modus para pelaku saat maling sepeda motor ini, berpura-pura kehabisan bensin.
Para pelaku kemudian memberhentikan korban yang mayoritas anak-anak.
Baca Juga: Vaksinasi Dosis Ketiga Nakes di Bandar Lampung Sudah Dimulai
"Saat memberhentikan ini, para pelaku meminta untuk diantarkan membeli bensin," kata Kompol Resky Maulana saat ekspos di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (18/8/2021) dikutip dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Setelah korban diajak berkeliling, para pelaku ini kemudian membawa paksa sepeda motor korbannya.
Dalam aksinya, para pelaku ini melakukan kekerasan dan tidak segan untuk melukai para korbannya.
"Para pelaku untuk maling motor ini tercatat sudah tujuh kali beraksi di Pasar Tugu, PKOR Way Halim, Way Kandis, dan Kemiling. Sedangkan pelaku DS dan Riski terlibat delapan kali maling Ponsel di Simpur, Gedung Air, Kemiling, Ratulangi, dan Way Halim," ujar Resky Maulana.
Dari hasil penangkapan, turut diamankan barang bukti berupa satu ponsel hasil pencurian, sepeda motor Yamaha Mio J yang digunakan pelaku saat beraksi, dan jaket merah milik DS saat beraksi.
Kemudian satu celana jeans, satu celana panjang hitam, STNK, dan BPKB sepeda motor Yamaha Vega ZR asli milik korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya
-
Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah