SuaraLampung.id - Herawati, warga Desa Labuan Ratu Baru RT 09 RW 02, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, tak dapat bantuan langsung tunai (BLT).
Warga Way Jepara, Lampung Timur, itu padahal sangat membutuhkan BLT untuk membantu ekonominya.
Selain lumpuh, Herawati, warga Way Jepara, Lampung Timur, ini juga sudah lanjut usia.
Sayangnya sudah dua kali BLT cari, Herawati tidak juga mendapatkannya. Ini terjadi karena ada kesalahan administrasi.
Mengetahui kondisi Herawati, Polres Lampung Timur mendatangi rumah Herawati pada Jumat (30/7/2021) sore.
Aparat Polres Lampung Timur memberikan bantuan sembako ke Herawati.
Kedatangan polisi yang membawa bansos itu membuatnya kembali tersenyum bahagia.
"Saya sudah dua kali tak mendapatkan BLT yang sebelumnya dapat, karena NIK pada KTP dan KK tak sesuai, sehingga BLT yang biasa dapat dari Pemerintah tak didapatkan lagi alias hilang," kata Herawati di hadapan polisi yang mendatanginya dilansir dari ANTARA.
Padahal menurut Herawati, bantuan itu sangatlah dibutuhkannya, mengingat kondisinya lumpuh dan sudah lanjut usia.
Baca Juga: Ini Daftar Lengkap Daerah Soloraya yang Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta
Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution menyampaikan, akan meinndaklanjuti ke pihak yang berwenang agar Herawati bisa kembali mendapatkan BLT.
"Kami dari Polri akan menindaklanjuti ke pihak yang berwenang agar ibu Herawati bisa kembali mendapatkan BLT di situasi PPKM Level 4 ini, karena masyarakat betul-betul membutuhkan uluran tangan dan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat," kata Zaky.
Herawati yang merasa terharu, menangis saat menerima bansos dari polisi dan mengucapkan terima kasih.
"Alhamdulillah pak polisi peduli sama nasib saya dengan ngasih bansos. Semoga Allah membalas kebaikan pak polisi," ujar Herawati. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus
-
Skandal Faktur Pajak Fiktif Berujung Bui di Lampung
-
Kepala Toko Ikan Asin di Lampung Tengah Gondol Rp176 Juta di Brangkas, Berakhir di Penjara
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah