SuaraLampung.id - Provinsi Lampung mengekspor produk coklat Krakakao ke Singapura dan berharap menjadi sentra produksi coklat di Indonesia.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang melepas ekspor perdana produk cokelat Krakakoa tujuan Singapura di PT Aneka Cokelat Kakoa, Bandarlampung mengungkapkan kemampuan ekspor membuktikan Provinsi Lampung telah mampu bangkit dari situasi pandemi COVID 19.
"Ekspor ini sekaligus membuktikan bahwa Provinsi Lampung mampu bangkit dari deraan pandemi COVID-19," kata Arinal.
Sebanyak 10.400 unit produk diekspor melalui Pelabuhan Panjang dengan nilai Rp200 juta.
"Saya mendukung penuh ekspor hari ini, semoga ini juga akan memotivasi agar pelaku usaha lainnya bisa melakukan hal yang sama," ujar Arinal.
Krakakoa telah memberikan harapan melalui ekspor di tengah pandemi saat ini.
"Ini menjadi harapan untuk kita semua di tengah pandemi saat ini. Ini tidak hanya untuk daerah tetapi Indonesia, bahwa Lampung bisa," sambungnya.
Dengan ekspore ini, Arinal berharap ke depan menjadi Lampung sebagai sentra coklat. Apalagi, Provinsi Lampung sebagai salah satu daerah penghasil kakao terbesar di Indonesia.
"Kita bersama-sama punya tugas bagaimana supaya Lampung sebagai sentra coklat bisa kita wujudkan," katanya.
Baca Juga: Gara-gara Kabar Hoaks, Vaksinasi di Pizza Hut Bandar Lampung Timbulkan Kerumunan
CEO PT Aneka Cokelat Kakoa Sabrina Mustopo mengungkapkan rasa bangga karena menjadi bagian dari Provinsi Lampung serta mampu berkontribusi internasional.
"Kami bangga menjadi perusahaan asal Lampung yang membawa coklat Indonesia ke panggung internasional," ujar Sabrina.
Sabrina menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Lampung dan instansi lainnya sehingga Krakakoa bisa menjadi duta coklat Indonesia bagi dunia.
"Kami bangga menunjukan ke seluruh dunia bahwa perusahaan dari Lampung peduli untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Ditemukan Kalajengking Coklat dan Bayinya Pancarkan Warna Biru dan Ungu di Bawah Sinar UV
-
Aksi Wanita Curi Sekeranjang Coklat Masuk Baju dan BH, Disebut Punya Kantong Ajaib
-
Syok! Kirim Tart Ultah ke Teman, Pas Dibuka Cuma Lapisan Coklat Tanpa Kue
-
Tingkatkan Suasana Hati dengan Menikmati Olahan Cokelat di Coklat Cafe
-
Viral Sekumpulan Pemuda Hisap Coklat Anak-anak, Kompak Usaha Berhenti Merokok
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas