SuaraLampung.id - Dewi Perssik (Depe) menjadikan rumah lamanya untuk menampung pekerja restoran yang di PHK.
Karena rumahnya dijadikan tempat penampungan pekerja restoran yang di PHK, Dewi Perssik memutuskan pindah.
Dewi Perssik pindah ke rumah baru di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
"Saya buru pindah ke sini karena rumah sana dipakai buat save yang kena dampak PHK. Jadi saya merekrut mereka ada beberapa chef untuk membuat OI DWP, itu namanya," kata Dewi Perssik saat ditemui di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (20/7/2021).
Tidak hanya menampung para chef yang di PHK, Dewi Perssik juga memberdayakan kemampuan mereka.
Para chef itu membantu Dewi Perssik membuat makanan untuk dibagikan bagi orang membutuhkan.
Ada 15 orang pekerja tinggal di rumah lamanya sementara.
"Rumah itu buat tinggal mereka ada sekitar 15 orang di sana. Di sini ya buat kita," ujarnya.
Dewi Perssik menyebut makanan-makanan yang dijual nantinya pun hanya seharga Rp 10 ribu. Bukan diniatkan bisnis, baginya hal itu semata untuk kemanusiaan.
Baca Juga: Dituduh Mandul dan Belum Punya Anak, Dewi Perssik : Suami Ajak Pacaran Terus
"Makanan-makanan yang dijual cuma Rp 10 ribu tapi sebenarnya itu bukan bisnis ya, tapi lebih memberikan amal aja," imbuh istri Angga Wijaya ini.
Dewi Perssik mengaku bukan tak mau mendirikan tempat usaha sesungguhnya. Namun, berhubung pandemi, pelantun "Hikayat Cinta" ini sementara memberdayakan rumah lamanya, karena di sana juga mereka tinggal.
"Cuma kemarin kan kondisinya kan lagi kayak gini jadi belum dapat izin (usaha) sih, jadi mau nggak mau sabar dulu," ucapnya.
Diketahui, Dewi Perssik juga memiliki bisnis kuliner lain di kawasan Puncak, Basecamp Military. Namun, imbas pandemi, resto miliknya itu tutup sementara.
"Kita semua merasakan dampak pandemi ya, dampak PPKM, Basecamp saya aja tutup, mau nggak mau," tutur Dewi Perssik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Ibu di Tanggamus Syok Pergoki Kakek 69 Tahun Cabuli Anaknya di Kamar, Terkuak Aksi Bejat Tahunan
-
61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau
-
Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi
-
Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental
-
Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan