SuaraLampung.id - Hajatan pernikahan di Desa Bagelen, Gedong Tataan, Pesawaran, yang digelar Sabtu (17/7/2021) pagi dibubarkan Tim Satgas Covid-19.
Hajatan pernikahan di Gedong Tataan, Pesawaran, ini dibubarkan karena menimbulkan kerumunan warga.
Gara-gara adanya hajatan pernikahan di Gedong Tataan, Pesawaran, ini ramai para pedagang berkumpul.
Kapolsek Gedong Tataan Kompol Hapran mengatakan, pembubaran acara hajatan pernikahan ini sesuai Intruksi Bupati Pesawaran Nomor 04 tahun 2021, tentang PPKM Mikro dan Darurat Covid-19 di Pesawaran.
Dalam kegiatan Operasi Yustisi ini juga, pemilik hajatan, panitia, dan tamu undangan bersedia untuk menghentikan resepsi pernikahan.
Mereka juga memaklumi akan situasi pandemi Covid-19 saat ini dan akan mentaati peraturan pemerintah demi kesehatan bersama.
"Oleh karenanya, kami membubarkan para pedagang mainan dan makanan ringan, diseputaran resepsi dengan cara humanis dan santun. Para pedagang diseputaran resepsi, juga sudah menyetujui untuk tidak berjualan dan menutup lapaknya," kata Kompol Hapran dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Polisi juga memberikan teguran lisan kepada pemilik hajat, panitia resepsi, dan tamu undangan untuk menerapkan protokol kesehatan.
"Kami ingin terciptanya kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker dan menghindari kerumunan. Lalu memberikan rasa aman dan mewujudkannya masyarakat yang disiplin, akan pentingnya menjaga kesehatan," ujar Hapran.
Baca Juga: Korupsi Dana Desa, Dua Aparatur Desa Gedung Dalom Pesawaran Dipenjara
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud Perkuat Pemberdayaan UMKM
-
Pemuda Pringsewu Mencuri iPhone 13 Pro Milik Sahabat Lalu Dijadikan Kado ke Kekasih
-
Ambisi Rp1,2 Triliun Lampung: Memahat Jalan Mulus di Pintu Gerbang Utama Sumatera
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi untuk Pertumbuhan Perekonomian Rakyat yang Berkelanjutan
-
Kisah Rosidah, Perajin Gula Merah Madura yang Kembangkan Usaha Berkat KUR BRI