SuaraLampung.id - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Sri Haryati, meninggal dunia, Sabtu (10/7/2021) sekitar pukul 09.00.
Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Lampung Utara Sri Haryati meninggal karena COVID-19.
Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Lampura Maya Natalia Manan, Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Sri Haryati sempat menjalani perawatan di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung.
Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Sir Haryati dimakamkan secara protokol Covid-19 di pemakaman keluarga di Desa Kalibalangan, Lampung Utara, Sabtu (10/7/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.
Dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com, pemakaman dihadiri para kerabat, sejumlah staf RSUD Ryacudu, dan aparat kepolisian.
Sebelum makam ditutup dengan tanah, tampak kumandang azan dilantunkan dan sesaat kemudian makam ditimbun tanah.
Wafatnya Sri Haryati yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung Utara tersebut, tercatat merupakan yang pertama terjadi pada direktur rumah sakit di Lampung.
Berbagai ucapan duka terus mengalir di tengah zona merah Covid-19 yang disandang Lampung Utara.
Baca Juga: Lompat dari Mobil saat Dipukuli Perampok, Sopir Ini Lari ke Perkebunan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup