SuaraLampung.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi ikut berduka atas meninggalnya Dedy Mawardi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Seknas Jokowi.
Duka Presiden Jokowi ini terlihat dari karangan bunga yang ia kirim ke rumah duka Dedy Mawardi di Bandar Lampung.
Dalam karangan bunga itu, Presiden Jokowi mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Dedy Mawardi.
Dedy Mawardi meninggal dunia akibat COVID-19, Rabu (7/7/2021) siang.
"Almarhum (Dedy Mawardi) meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB, setelah satu pekan dirawat di rumah sakit," kata Lurah Gunung Sulah, Kota Bandar Lampung Husni Zakiya, Rabu (7/7/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurut Husni, pihaknya langsung melakukan sterilisasi di rumah duka begitu mendengar kabar meninggalnya Dedy Mawardi.
Petugas menyemprotkan disinfektan di rumah Dedy Mawardi.
"Kami juga berkoordinasi dengan puskesmas agar semua orang yang ada di rumah almarhum untuk dilakukan swab antigen, alhamdulillah semuanya negatif COVID-19," kata dia.
Jenazah Dedy Mawardi dimakamkan secara protokol COVID-19 di Pemakaman Umum Kebon Jahe, Bandar Lampung, Rabu petang.
Baca Juga: Dedy Mawardi Meninggal karena COVID-19, Ini Kenangan Budiman Sudjatmiko
"Hasil koordinasi dengan keluarga almarhum, pemakaman akan dilakukan secara prokes COVID-19," kata dia lagi.
Pihak kelurahan juga meminta masyarakat dan keluarga tidak mengadakan takziah, sebab saat ini Kota Bandar Lampung sedang masuk zona merah penyebaran COVID-19.
"Takziah tidak diadakan untuk menghindari kerumunan dan mencegah penyebaran COVID-19, tapi di musala akan ada Shalat Ghaib untuk almarhum dengan jumlah jamaah terbatas," kata dia.
Ketua RT 08 Lingkungan II Gunung Sulah Andi Ali menuturkan bahwa almarhum Dedy Mawardi semasa hidup merupakan warga yang baik dan memiliki jiwa sosial masyarakat yang bagus.
"Tentunya kami sangat kehilangan almarhum, dia sangat banyak membantu warga sekitar, bahkan saat kampung kami melakukan lockdown mandiri pada awal COVID-19, Bapak Dedy Mawardi merupakan orang yang mensupport kebutuhan warga sekitar," kata dia pula.
Dedy Mawardi adalah Direktur pertama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung, kemudian menjadi advokat profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
BRI Siapkan KPR DP 1% Hingga Tenor 30 Tahun untuk Danantara Housing Expo 2026
-
Misteri Kardus Cokelat Berisi Jasad Bayi Gegerkan Pahoman
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah