SuaraLampung.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro memasang speed monitoring di Jalan Jenderal Sudirman guna mengurangi angka kecelakaan dan pengingat batas kecepatan kendaraan.
Kepala Dishub Kota Metro, Zulfikri menjelaskan, alat speed monitoring merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan untuk Kota Metro.
“Tahun 2021 di Lampung hanya Kota Metro yang mendapatkan bantuan speed monitoring sementara tahun sebelumnya Kabupaten Tanggamus telah mendapatkan bantuan alat ini,” katanya, Jumat (2/7/2021) dilansir dari ANTARA.
Zulfikri menambahkan, penempatan speed monitoring telah melewati sejumlah kajian.
“Penempatan di Jalan Jenderal Sudirman sendiri telah melewati sejumlah kajian terkait dengan tingkat kecelakaan,” ujar Zulfikri.
Saat ditemui di ruang pemantauan, Onik selaku petugas pemasang speed monitoring yang ditunjuk Kementerian Perhubungan menjelaskan, penempatan speed monitoring ini juga dilengkapi dengan command centre pemantauan yang diletakkan di Dinas Perhubungan.
“Alat ini dipasang di jalur keluar masuk Kota Metro dan dilengkapi dengan speed gun, jadi ketika kendaraan melampaui batas kecepatan yang ditentukan yakni 40km/jam maka tampilannya akan berubah menjadi merah, yang berarti kendaraan tersebut telah melampaui batas kecepatan yang ditentukan,” kata Onik.
Melalui alat ini Zulfikri berharap risiko atau tingkat kecelakaan bisa dikurangi secara bertahap.
“Harapannya para pengguna kendaraan bisa menyesuaikan batas kecepatan yang diperkenankan sehingga bisa mengurangi risiko kecelakaan,” pungkasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong
-
Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda