SuaraLampung.id - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menutup sementara sumber air panas yang ditemukan di Dusun Sidodadi, Desa Jatimulyo, Jati Agung.
Keputusan ini diambil setelah Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meninjau lokasi sumber air panas di Jati Agung, Rabu (30/6/2021).
Kedatangan Nanang Ermanto ini, untuk mengecek langsung kadar air panas, yang keluar dari sumur bor milik Subadri. Untuk sementara sumber air panas ini akan ditutup, untuk mengindari pengunjung yang berkerumun mengingat saat ini pandemi Covid-19 yang belum mereda.
“Sumber air panas ini, akan diperiksa untuk uji kelayakan kadar airnya, jangan sampai dengan adanya sumber air panas ini banyak warga berdatangan, tanpa memperhatikan protokol kesehatan," kata Nanang Ermanto dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Warga Desa Sidodadi 1 Jatimulyo, RW 3 RT 33, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan heboh kemunculan sumber air panas di daerahnya.
Munculnya sumber air panas di Jati Agung, Lampung Selatan, ini berawal dari ketidaksengajaan. Awalnya pemilik lahan Subadri membuat sumur bor untuk persediaan air rumah.
Subadri mengebor sumur karena berencana menetap di daerah tersebut. Tiba-tiba saja saat dibor, keluar air deras dengan kondisi panas.
Namun kemunculan air panas ini membuatnya urung pindah, malah akan membuat sebuah tempat wisata pemandian air panas yang bisa dimanfaatkan warga sekitar.
"Jadi saat selesai pengeboran, waktu itu tepatnya hari Jumat (25/6/2021), setelah salat mengecek untuk melihat airnya ternyata airnya banter (deras) ngalirnya," kata Subadri, Selasa (29/6/2021) dilansir dari Lampungpro.co.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tanjung Bintang, Pikap Tabrak Motor dan Warung
Saat dipegang, ternyata airnya panas.
"Semula kan mau saya bangun rumah terus untuk nanam sayuran, rencana mau pindah ke tempat yang agak luas. Tapi kata warga rupanya untuk mandi itu enak di badan. Jadi kemungkinan akan saya buatkan kincir biar airnya bisa buat mandi orang bisa sampai lima atau enam orang dan akan diplaster jadi bisa buat untuk rendam kaki," kata Subadri.
Dia menuturkan untuk masuk ke tempat pemandian tidak dipungut biaya, namun akan disediakan kotak infak masjid. Menurut keterangan pemilik lahan kedalaman sumur bor tersebut mencapai sekitar 88 meter.
"Kedalaman sumur bor 25 batang pipa kurang tiga. Kalau dihitung satu batangnya empat meter jadi dalamnya sekitar 85 meteran. Alhamdulillah mengalir terus setiap hari. Sejak awal airnya keluar panas dan terus keluar jadi makin panas. Semburannya mencapai lima meter, jadi saya gak takut karena ditutup pake keran juga airnya berhenti. Jadi, bisa saya simpulkan ini benar mata air bukan semburan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung