SuaraLampung.id - Pelaku pembacokan di Desa Bumi Agung, Tegineneng, Pesawaran inisial JP (30), menyerahkan diri ke Polsek Tegineneng. JP menyerahkan diri ke polisi setelah sempat buron dua bulan.
JP melarikan diri usai membacok tetangganya sendiri Nawawi Mutaqin pada Jumat (23/4/2201) lalu di Tegineneng, Pesawaran. Akibat pembacokan itu, empat jari korban putus.
Pembacokan ini dilatarbelakangi masalah drainase air di lingkungan tempat mereka tinggal. Hal ini membuat keduanya terlibat percekcokan yang berujung pembacokan.
Kapolsek Tegineneng AKP Abdul Roni mengatakan, ada pun kejadian bermula pada Jumat (23/4/2021) sore, korban yang tengah santai didatangi pelaku. Kemudian pelaku langsung membacok korban, dengan sebilah senjata tajam jenis parang.
Baca Juga: Duhh! Pria Tua Ngawi Bunuh Diri Setelah Bacok Kepala Pujaan Hatinya
"Senjata tajamnya ini kemudian melukai bagian tangan kanan korban, hingga terputus empat jarinya di jempol, tengah, manis, dan jari kelingking. Ini bermula permasalahan saluran air berupa parit got, yang mengalir disekitaran rumah pelaku dan korban," kata AKP Abdul Roni, Senin (7/6/2021) diansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Setelah kejadian itu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro dan dirawat selama tiga hari. Akibat kejadian yang dialami korban, sementara korban tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya dikarenakan luka bacokan yang dilakukan pelaku.
"Atas kejadian itu, keluarga korban melaporkan ke Mapolsek Tegineneng untuk ditindak lanjuti. Berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan pelaku buron dua bulan, pada Jumat (4/6/2021), pelaku menyerahkan diri diantar keluarganya," ujar Abdul Roni.
Dari hasil pelaku yang menyerahkan diri, turut diamankan barang bukti berupa sehelai kaos lengan pendek dan sebilah senjata tajam jenis parang. Atas perbuatannya ini, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana, dengan ancaman lima tahun penjara.
Baca Juga: Suami Sadis! Pria Cikupa Bacok Leher dan Punggung Istri Sendiri karena Berantem
Berita Terkait
-
Permasalahan Sertifikat Pagar Laut Meluas, Kini Mencapai Subang, Sumenep dan Pesawaran
-
Aksi Brutal di Jaksel: Pria Bacok Kekasih Gegara Tak Dibelikan HP, Polisi Buru Pelaku
-
Ngeri! 2 Emak-emak di Bengkulu Tewas Dibacok, Pembunuhnya Berkeliaran Siang Bolong
-
Ngeri! Cuma Berjarak 200 Meter dari Rumah, Pelajar SMP di Sukabumi Tewas Dibacok usai Pulang Sekolah
-
Ratusan Mahasiswa Ngamuk Hingga Bakar Motor Buntut Rekannya Dibacok OTK saat Beli Makan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni