SuaraLampung.id - Menjelang lebaran, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung dipadati pengunjung.
Pada Minggu (9/5/2021) terpantau masyarakat mulai memadati pusat perbelanjaan modern atau pun pasar tradisional di Kota Bandarlampung untuk memenuhi kebutuhan hari raya, salah satunya pakaian.
"Beli pakaian untuk lebaran nanti, pergi sengaja sore sekalian menunggu waktu berbuka puasa," ujar salah seorang warga Asri, di Bandarlampung seperti dilaporkan Antara.
Ia mengatakan meski ramai pengunjung di tengah masa pandemi Covid-19, dirinya tetap memilih berbelanja secara langsung untuk membeli sejumlah barang kebutuhan yang diperlukan.
"Karena libur kerja, lalu tinggal tiga hari lagi Lebaran lebih baik belanja langsung sebab bisa mencoba pakaian. Kalau online tidak bisa dicoba langsung dan saya juga sudah menggunakan masker jadi sudah aman," ujarnya.
Berdasarkan pantauan guna mengantisipasi adanya persebaran Covid-19 ada sejumlah pusat perbelanjaan modern yang telah memberikan imbauan setiap 30 menit sekali kepada pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan, namun ada pula yang tidak melaksanakan hal tersebut.
Meski telah disiapkan sarana cuci tangan, atau pun petugas pemeriksa suhu, kepadatan di sejumlah pusat perbelanjaan tidak dapat terhindarkan akibat animo tinggi masyarakat untuk berbelanja dan berburu potongan harga. Hal tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang warga Bandaralampung, Ninda.
"Ramai semua sejak tadi siang sampai malam ini, sudah mencoba pergi ke beberapa tempat tidak ada yang sepi, di pasar lebih ramai lagi," ujar Ninda.
Menurutnya, animo tinggi masyarakat untuk berbelanja menjelang hari raya Idul Fitri seharusnya diimbangi dengan kesadaran akan penerapan protokol kesehatan. "Harusnya jaga jarak, masker jangan sampai dilepas, agar orang lain tidak terganggu saat berbelanja, agak takut juga bila ramai sekali, masker ada yang dilepas," katanya.
Baca Juga: Empat Hari Jelang Lebaran, Pasar Tanah Abang Terpantau Masih Ramai
Hingga saat ini, kasus Covid-19 harian di Provinsi Lampung masih terus bertambah. Pada Minggu (9/5), kasus positif bertambah sebanyak 54 orang, sehingga total ada 16.591 kasus dan adapula penambahan 7 kasus kematian akibat Covid-19, sehingga total ada 905 kasus kematian terkonfirmasi positif Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Potong Jalur Birokrasi: Bandar Lampung Minta Dana Pajak Rokok Tak Lagi Mampir di Provinsi
-
Atasi Kekeringan dan Gagal Panen, Pemprov Lampung Siapkan Skenario Hujan Buatan
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan