SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi Lampung berharap tidak terjadi kenaikan harga daging sapi menjelang ramadan. Untuk itu Pemprov Lampung mengimbau perusahaan penggemukan sapi (feedlotter) tidak menaikkan harga.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung mengimbau perusahaan penggemukan sapi (feedlotter) untuk tidak menaikkan harga jual sapi potong menjelang Ramadan.
"Diimbau kepada seluruh perusahaan penggemukan sapi potong (feedlotter) yang ada di Provinsi Lampung untuk tidak menaikkan harga jual terutama menjelang bulan Ramadan," ujar Kepala Disnakkeswan Provinsi Lampung Lili Mawarti melalui keterangan tertulis, Senin (5/4/2021) dilansir dari ANTARA.
Ia mengatakan hal tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan daging di Provinsi Lampung.
"Harga rata-rata sapi potong tingkat produsen dan daging sapi tingkat konsumen di Provinsi Lampung selama bulan Maret 2021 untuk sapi potong berkisar Rp44.016 hingga Rp44.000 per kilogram pada minggu 1 hingga ke 3," ujarnya pula.
Sedangkan untuk harga daging sapi per minggu pertama sampai ketiga Rp118.401 hingga Rp119.048 per kg.
"Selain tidak menaikkan harga jual, perusahaan penggemukan sapi juga diminta untuk mengutamakan terlebih dahulu kebutuhan daging sapi di Provinsi Lampung dibandingkan daerah lain," katanya lagi.
Dia menjelaskan di Lampung terdapat 11 perusahaan penggemukan sapi potong dengan ketersediaan stok menjelang Idul Fitri sebanyak 38.489 ekor sapi siap potong.
"Sedangkan ketersediaan sapi siap potong di 7 kabupaten dan kota di Lampung hingga Maret ada 7.563 ekor," katanya pula.
Baca Juga: Masjid Bakauheni Dibangun 2021, Tampung 2 Ribu Jemaah
Menurutnya, sebanyak 7.563 ekor sapi tersebut terinci dari Kabupaten Lampung Timur terdapat 4.136 ekor, Lampung Tengah 2.385 ekor, Lampung Utara 150 ekor, Pringsewu 458 ekor, Kota Bandarlampung 350 ekor, dan Mesuji 84 ekor. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
Terkini
-
Lambaian Tangan Terakhir di Tengah Ganasnya Ombak, Pria Pesisir Barat Ditemukan Tewas
-
Tilap Dana Desa Rp585 Juta demi Bayar Utang Pribadi, Kades di Lampung Selatan Dijebloskan ke Sel
-
Kabur Sepekan Usai Kena Omel, Siswi SMP Asal Pringsewu Ditemukan di Belakang Pasar Gedongtataan
-
Kebakaran Lahan Pecah di Dua Titik Strategis Lampung, Gubernur Rilis Instruksi Tegas
-
Asap Pekat Mengancam Pengendara Tol Terpeka: Polisi dan Damkar Berpacu Padamkan Api di Km 194