SuaraLampung.id - Masalah soal sampah paket baru-baru ini dikeluhkan soal warganet yang menilainya tak sebanding dengan harga murah barang yang ia beli.
Pasalnya, sampah plasti yang ia dapat terbilang cukup banyak untuk sebuah barang kecil yang ia dapatkan.
Hal ini ia bagikan lewat sebuah kiriman yang diunggah akun base Twitter @tubirfess pada Selasa (9/3/2021).
Dalam unggahan itu, tampak berlembar-lembar plastik bubble wrap yang biasa digunakan untuk melindungi barang paket kiriman agar tak pecah dalam perjalanan.
Selain itu, plastik pembungkus juga menjad persoalan sampah tersendiri.
"Bingung juga bund, belanja online 50k sampah plastinya segini," demikian keluhan pembeli tersebut.
Ternyata keluhan tersebut justru berbuah kritik pedas dari warganet.
Ada yang merasa keluhan tersebut terlalu berlebihan, tapi ada pula warganet yang menyarankan agar pembeli itu mendaur ulang sampah-sampah tersebut ketimbang mengeluhkannya.
"Bisa dipakai lagi buat ngirim barang lain kok kalau diperluin," saran @aim***.
Baca Juga: Viral Video Penjual Ketoprak Cantik, Publik Malah Curigai Hal Ini
"Masalahnya memang susah sih pakai safety apa selain bubblewrap. Apalagi yang nyari untung dikit. Kalau pake box start paling dari 1000, kalo ada yang lebih murah pun enggka jauh-jauh dari segitu. Belum kotak yg gede. Kalau kamu pengin enggak banyak plastik, cari seller yang packaging-nya nyediain box dengan nambah biaya," jelas @kucing*****.
"Ketahuilah bahwa itu semata mata untuk memberikan pelayanan terbaik sama pelanggan. Aslinya kalau ada yg lebih ramah lingkungan juga seller pake cara lain kan ya," imbuh @zpo*****.
Berita Terkait
-
Viral Bocah Lomba Makan Buah, Endingnya Malah Bikin Publik Terharu
-
Wali Kota Gibran Unggah Foto Tinjau Banjir, Warganet: Mas, Tolong Adiknya
-
Penjual Ketoprak Cantik Bikin Geger, Publik Malah Temukan Kejanggalan Ini
-
Namanya Terseret Kasus Korupsi Bansos, Instagram Cita Citata Diserbu Publik
-
Viral Video Penjual Ketoprak Cantik, Publik Malah Curigai Hal Ini
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!
-
Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka