SuaraLampung.id - Suasana pemakaman Doran Markus Manik (39) korban penembakan oknum anggota polisi di RM Kafe, Cengkareng, di TPU Sultan Haji, Sabtu (27/2/2021), berlangsung penuh kesedihan.
Anggota keluarga terlebih istri Doran Markus Manik, korban penembakan oknum polisi Bripka CS, tak sanggup menahan air mata yang terus keluar.
Anggota keluarga pun mengikuti prosesi tabur bunga, kemudian mencuci muka dengan air di pusara Doran. Setelah itu, satu persatu anggota keluarga berfoto di samping makam Doran.
Para tetangga dan keluarga pun mengantarkan kepergian korban dari rumah keluarganya di wilayah Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.
Pihak keluarga belum banyak memberikan pernyataan terkait peristiwa tersebut, karena masih diselimuti duka. Namun salah satu perwakilan keluarga menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya proses hukum tersebut, kepala aparat penegak hukum.
"Keluarga besar menyerahkan prosesnya kepada hukum mulai dari awal, tengah sampai akhir. Baik mulai dari kepolisian, hingga pihak yang berkepentingan lainya seperti kejaksaan sampai pengadilan, kita serahkan kepada hukum yang berlaku," ungkap Edikson, salah satu perwakilan keluarga.
Menurut keluarga, Doran meninggalkan seorang istri bernama Ratna Berlian Rumahorbo (40), dan tiga orang anak, dua laki-laki dan satu perempuan. Masing-masing berumur 11, 9, dan 2 tahun.
Doran adalah salah satu korban dari penembakan yang dilakukan Bripka Cornelius Siahaan di RM Kafe, Cengkareng, Jakarta Barat.
Doran bekerja sebagai kasir di RM Kafe. Selain Doran, Bripka CS juga menembak mati anggota TNI Pratu Martinus Kardo Rizky (keamanan RM Kafe yang juga anggota Kostrad TNI AD), dan Fery SImanjuntak (pelayan kafe).
Baca Juga: Rumah Duka Korban Penembakan Bripka CS di Bandar Lampung Ramai Pelayat
Kontributor : Andry Kurniawan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Ibu Asal Way Kanan Kaget Lihat Video Pernikahan Anaknya di Bawah Umur, Gercep Lapor Polisi
-
Mimpi Buruk di Balik Pintu Kos: Siasat Licik Teman Medsos Kuras Harta Mahasiswi di Bandar Lampung
-
Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap
-
Evakuasi Dramatis Pemuda yang Memanjat Menara Telekomunikasi di Way Kandis