Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Kamis, 24 Desember 2020 | 06:15 WIB
Orang tua murid demo di depan SD di Medan. [Foto: Istimewa]

SuaraLampung.id - Seorang kepala sekolah atau kepsek di Medan, Sumatera Utara dituding penyuka sesama jenis. 

Kabar kepsek penyuka sesama jenis ini membuat resah orang tua siswa.

Alhasil para orang tua siswa menggelar demo pada Rabu (23/12/2020).

Para orang tua mendesak oknum kepsek itu mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca Juga: Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Kota Medan Turun Rp 1 Triliun

"Permintaan kami sederhana, kami cuma ingin kepala sekolah dimutasi, jangan lagi di sekolah ini," kata salah satu orang tua murid, Raiman Oktoberlin, Rabu (23/12/2020) dalam orasinya.

Raiman menyebut, kasus hubungan khusus kepsek diketahui oleh orang tua murid dari unggahan akun Facebook.

Pada akun Facebook itu membongkar dan menceritakan kisah kepsek dengan pasangannya berinisial Z sebelum akun tersebut akhirnya ditutup.

"Awalnya tidak semua orang tua murid tahu. Saya melihat dalam postingan akun itu ada beberapa komentar-komentar JS dan Z yang memakai akun palsu. Kalau Z nama samaran Neng Gelis, dan pak JS nama samarannya Alfaan," ungkapnya.

Orang tua murid lalu memanggil Z untuk dimintai keterangan atas dugaan hubungan sejenis tersebut.

Baca Juga: Dampak Covid-19, Omset Penjualan Pernak-Pernik Natal Turun

"Keterangan si Z membenarkan bahwa dia dan kepsek ada hubungan. Itu dibuat dalam surat keterangan bermaterai," ujarnya.

Load More