- Pria berinisial S tewas dihakimi massa di perkebunan Desa Sido Mulyo pada Rabu malam.
- Warga melakukan ronda malam karena resah sering kehilangan hasil sadapan getah karet di perkebunan.
- Polisi mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit dan sedang mendalami kasus pengeroyokan tersebut.
SuaraLampung.id - Aksi main hakim sendiri kembali menelan korban jiwa. Diduga tepergok mencuri getah karet, seorang pria berinisial S (45) tewas mengenaskan setelah dihakimi puluhan warga di areal perkebunan Desa Sido Mulyo, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Rabu (21/10/2026) malam.
Ironisnya, korban tewas diamuk oleh warga dari desanya sendiri. Peristiwa tragis ini bermula dari keresahan warga Desa Sido Mulyo yang kerap kehilangan hasil sadapan karet.
Tak ingin terus merugi, sejumlah warga berinisiatif menggelar ronda malam di area perkebunan, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kecurigaan warga terbukti. Sekitar setengah jam berselang, dua saksi mata memergoki dua pria tak dikenal tengah asyik menggasak getah karet di kegelapan malam. Saksi langsung memberi sinyal bahaya dan memanggil kelompok warga yang sedang berjaga.
Baca Juga:Gasak Yamaha R25 Saat Korban Tidur, Residivis di Pringsewu Ditembak di Kedua Kaki
Dalam hitungan menit, sekitar 40 warga mengepung lokasi. Sadar aksinya tercium, kedua pelaku berusaha kabur menembus gelapnya kebun. Nahas bagi S, langkahnya terhenti oleh kepungan massa, sementara satu rekannya berhasil meloloskan diri.
Emosi warga yang sudah tersulut lama tak terbendung lagi. Situasi berubah brutal dan tak terkendali. S menjadi sasaran amuk massa.
Pukulan tangan kosong dan hantaman balok kayu bertubi-tubi mendarat di tubuhnya hingga ia terkapar tak bernyawa di tempat kejadian perkara (TKP).
Aparat Polsubsektor Mesuji Pusat yang menerima laporan sekitar pukul 00.00 WIB langsung meluncur ke lokasi. Tiba 20 menit kemudian, polisi mendapati S sudah terbujur kaku di tengah kepungan warga yang mulai membubarkan diri.
Kasat Reskrim Polres Mesuji Iptu Adi Setiawan, membenarkan insiden berdarah tersebut. Tim Inafis Polres Mesuji telah diterjunkan untuk olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Baca Juga:Kabel Penerangan Tol Bakter Sepanjang 369 Meter Digasak, Polres Lampung Selatan Tangkap Pelaku
"Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Ragab Begawe Caram sekitar pukul 01.30 WIB untuk pemeriksaan medis," ujar Adi Setiawan.
Menanggapi peristiwa main hakim sendiri yang berujung maut ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan warga tersebut tidak dapat dibenarkan di mata hukum.
"Kami mengimbau keras kepada masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri. Jika mengamankan pelaku kejahatan, serahkan segera ke polisi atau hubungi Call Center 110. Aksi main hakim sendiri adalah tindak pidana dan para pelakunya bisa dijerat sanksi hukum," tegas Adi.
Saat ini, Satreskrim Polres Mesuji tengah mendalami kasus tersebut dan memburu satu pelaku pencurian yang buron, sembari menyelidiki pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengeroyokan maut tersebut.